8 April, Umat Kristen Sekota Kota Semarang Gelar Paskah Ekumenis

63
Rapat Pleno sebelum press release di Ruang Banggar DPRD Jateng: Drs Rukma Setyabudi - Ketua Panitia Paskah Kota Semarang dan Romo Aloys Budi Purnomo Pr bersama Camat Semarang Tengah Bambang Suronggono dan Pendeta Gerry.

SEMARANG-Pemerintah Kota Semarang selalu membuka ruang keberagaman yang indah melalui Perayaan Paskah secara Ekumenis, yakni baik Umat Kristen Katolik maupun Kristen Protestan dari berbagai denominasinya. Paskah Ekumenis Sekota Semarang yang akan dilaksanakan pada Jumat  8 April 2016 merupakan Paskah Ekumenis yang ketiga di Kota Semarang.

Paskah Ekumenis pertama dilaksanakan secara in door di JKI Injil Kerajaan “Holy Stadium” pada tahun 2014; Paskah Ekumenis kedua dilaksanakan secara out door pada tahun 2015 dalam bentuk Karnaval, Karya Sosial dan Pentas Seni Paskah dimulai dari halaman Balai Kota Pemkot Semarang menuju Lapangan Garnisun-Kalisari Semarang. “Kali ini, pada tahun 2016, Paskah Ekumenis Sekota Semarang kembali digelar untuk ketiga kalinya, juga secara out door dengan mengambil bentuk Karnaval, Karya Sosial dan Pentas Seni Budaya,”  ujar Panitia Paskah Ekumenis 2016, Romo Aloys Budi Purnomo, Pr dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/3).

Adapaun rute Karnaval akan diawali dari halaman Balai Kota Semarang menuju Lapangan Tri Lomba Juang Semarang. Jalur rute Karnaval Paskah adalah Balai Kota Semarang – Jl. Pemuda – Jl. Pandanaran – Taman Warak Ngendhog – Jl. Tri Lomba Juang – Lapangan Tri Lomba Juang Semarang. “Terkait dengan hal tersebut, maka, dengan segala kerendahan hati, kami Panitia Paskah Ekumenis Sekota Semarang memohon maaf kepada segenap masyarakat yang akan menggunakan jalur-jalur tersebut pada saat karnaval berlangsung pasti akan terganggu,” pintanya.

Panitia Paskah Ekumenis Sekota Semarang 2016 diketuai oleh Drs Rukma Setyabudi MM dan Wakil Ketuanya adalah Dewi Susilo Budiharjo. Kepanitian sendiri terdiri dari berbagai unsur sinergi antara berbagai Gereja Katolik dan Gereja-Gereja Kristen, Pemerintahan Kota Semarang, Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KAS & Kevikepan Semarang, Semarang Blessing Community dan Dinas Pendidikan Kristen maupun Katolik Kota Semarang.

Tema Paskah Ekumenis 2016 adalah “Wartakan Kasih Allah Melalui Kebangkitan Kristus” (bdk. Matius 28:10).

Peserta Karnaval Paskah Ekumenis Sekota Semarang melibatkan Paroki-Paroki Gereja Katolik dan Gereja-Gereja Kristen Sekota Semarang serta Sekolah-Sekolah Katolik, Kristen, Swasta Nasional maupun siswa-siswi Kristiani di sekolah Negeri. Ditargetkan, 8.000 peserta akan menyemarakkan karnaval dengan berbagai warna dan keindahannya dengan 30 mobil hias dan tiga kelompok drum band.

Selain Karnaval dan Pentas Seni Budaya di Lapangan Tri Lomba Juang Semarang, Paskah Ekumenis kali ini juga ditandai dengan Layanan Sosial. Posko Layanan Sosial dalam bentuk pengobatan gratis bagi masyarakat sebanyak 6 posko dilayani oleh 8 Rumah Sakit/Lembaga Kesehatan; dengan masing-masing posko siap melayani minimal 200 orang sehingga total bisa melayani sedikitnya 1.600 orang yang membutuhkan layanan kesehatan secara gratis. Keenam posko ada di Balai Kota, Lawangsewu, Samping Purnomo Musik, Taman Warak Ngendhog, Parkiran DKK, dan Halaman Tri Lomba Juang.

Seluruh rangkaian Paskah Ekumenis ini akan dimulai di Balai Kota pada pukul 14.00 WIB dilanjutkan dengan Karnaval menuju Lapangan Tri Lomba Juang Semarang. Akan ada Piala Bergilir dari Ketua DPRD Jateng untuk Penampil Karnaval terbaik. Paskahan yang dimeriahkan oleh Jacqlien Celosse akan diutup pada pukul 20.00 WIB. “Harapan kami, dengan Perayaan Paskah dalam bentuk Karnaval dan Pentas Seni Budaya ini, warta tentang kedamaian, kerukunan, dan paseduluran warga masyarakat Kota Semarang dapat digemakan. Hidup beriman pun mewujud dalam peradaban kasih bagi masyarakat Semarang pada khususnya, Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya, serta dunia yang ditandai oleh hidup bersama yang sejahtera, bermartabat dan beriman apa pun agamanya; dalam sikap saling hormat dan kerja sama,” pungkas Romo Budhenk.