95 Orang PMKS Dadap Pulang Kampung

26
Mensos, Khofifah Indar Parawangsa/photo Raja Tama

TANGERANG-Sebanyak 95 dari 352 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), yang bekerja di wilayah Kampung Baru Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten dipulangkan ke kampung halamannya, Selasa (28/6). Pemulangan ini dilakukan setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten Tangerang, memulangkan sebanyak 40 PSK Dadap, binaan, sebelum bulan Ramadhan.

Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan KPO Kemensos RI, Sonny W. Manalu, mengaku dari  352 PSK di Dadap, 95 PSK diantaranya dipulangkan oleh Pemerintah setempat, sementara sisanya pulang secara sukarela. “Penghuni sebelum lokalisasi ditutup 352 orang, dari Jumlah itu sudah pulang secara mandiri. Sedangkan 95 orang dengan biaya sepenuhnya dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, 40 orang Sebelumnya sudah dipulangkan dan 55 orang pada hari ini. Ongkos pulangnya Pemkab, Kami hanya dana Kerahiman,” ujarnya.

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, yang datang memberikan dana kerahiman serta melepas kepulangan ke-55 PSK tersebut, berharap, para PMKS bisa memanfaatkan dana tersebut untuk modal kerja produktif yang dapat membantu ekonomi keluarganya. “Saya titip salam kepada seluruh keluarga dikampung, dengan bekal yang ada setelah mengikuti pelatihan dan dana yang ada bisa digunakan untuk modal usaha kerja produktif. Semata-mata demi kelangsungan hidup yang lebih baik,” ungkapnya di gedung Serba Guna Pemuda, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang Selasa (28/6).

Sementara Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mengucapkan rasa terima kasih terdalamnya kepada Kementrian Sosial RI, yang turut membantu pemberian uang kerahiman ke-95 PSK Dadap yang dipulangkan itu. “Saya dari Kabupaten Tangerang Mengucapkan terima kasih atas bantuan dana kerahiman yang diberikan, pesan saya Ibu-ibu yang dahulu di Dadap, pulang ke Kampung Halaman sesuai dengan motonya menjadi wanita Mulya Adalah Pilihanku,” kata Zaki.

PSK yang dipulangkan dari Kampung Baru Dadap, berasal dari beberapa Kota/ Kabupaten yang yang ada di Pulau Jawa seperti Bogor, Sukabumi, dan beberapa Kota lainnya. Kemensos sendiri memberikan dana kerahiman sebesar Rp5.050.000 kepada setiap PSK setelah sebelumnya dibekali berbagai ketrampilan di Pusat Rehabilitasi sosial di Pasar Rebo, Jakarta.

Ditambahkan Mensos, Khofifah Indar Parawansa, penutupan Lokalisasi Dadap merupakan penutupan ke 101 Dari 165 lokalisasi yang ada di seluruh Indonesia. Penutupan lokalisasi ini sesuai target Kemensos menjadikan Ibu pertiwi bersih dari Lokalisasi dan parktik prostitusi. (Raja Tama)