Ada Sentimen Positif, Rupiah Bisa Menguat

14
Ilustrasi Uang beredar

JAKARTA-Nilai tukar rupiah pada Kamis (14/2/2019) masih berpotensi menguat seiring apresiasi mata uang regional. “Pagi ini mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka menguat terhadap US Dolar yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini,” kata Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak melemah 34 poin menjadi Rp14.093 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.059 per dolar AS.

Yen sendiri menguat 0,03 poin ke posisi 110,98 per dolar AS dari sebelumnya 111,01 per dolar AS. Sedangkan Dolar Hong Kong menguat menjadi 7,85 per dolar AS. “Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.030 per dolar AS sampai Rp14.050 per dolar AS,” ujar Lana.

Sebelumnya, rupiah pada Rabu (13/2) sore lalu menguat memanfaatkan terkoreksinya dolar AS. Pelemahan dolar terjadi akibat aksi ambil untung oleh pelaku pasar.

Pelaku pasar juga masih mengantisipasi perkembangan negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan China. Trump menyatakan negosiasi hanya akan didelegasikan dan menginginkan negosiasi diperpanjang.

Hingga pukul 10.54 WIB, nilai tukar rupiah masih bergerak melemah 36 poin menjadi Rp14.095 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.059 per dolar AS.

Kemarin, rupiah ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore melemah 49 poin menjadi Rp14.019 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.068 per dolar memanfaatkan pengoreksian dolar AS.

Analis pasar uang Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi di Jakarta, Rabu, mengatakan, dolar AS melemah sejak Selasa (12/2/2019) akibat aksi ambil untung oleh pelaku pasar.

“Dilihat dari indeks dolarnya memang reli penguatannya sudah enam hari beruntun. Jadi, kemarin dan hari ini ada kecenderungan untuk profit taking terhadap dolar,” ujarnya.

Sementara itu, sentimen lainnya yaitu pasar masih mengantisipasi perkembangan negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan China.

Presiden AS Trump menyatakan negosiasi hanya akan didelegasikan dan menginginkan negosiasi diperpanjang.

“Artinya, keputusan finalnya tidak akan 1 Maret. Awalnya kan Maret,” ujar Dini.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi hari dibuka melemah Rp14.033 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.014 per dolar AS hingga Rp14.037 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.027 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.088 per dolar AS.