Ahok: Banyak Paman Saya Yang Mualaf

Ahok: Banyak Paman Saya Yang Mualaf

0
BERBAGI
Salah seorang warta meminta tandatangan Cagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA-Calon Gubernur petahana DKI Jakarta , Basuki Tjahaja Purnama kembali menegaskan tudingan penistaan agama yang dialamatkan kepadanya sangat tidak masuk akal. Pasalnya, Ahok tumbuh dan besar di lingkungan masyarakat yang mayoritas muslim. “Jadi, saya tidak mungkin menistakan agama Islam, Alquran dan Nabi. Banyak paman saya yang mualaf. Saya lahir dan besar di Belitung yang 93% mayoritas masyarakatnya muslim,” tegas Basuki saat berdialog dengan warga di Rumah Lembang Jakarta, Senin (14/11).

“Kalau mau dibilang riya, saya termasuk orang yang banyak membangun masjid, mushola, menghajikan orang, korban sapi juga,” lanjut Basuki.

Basuki kembali menegaskan tidak pernah melakukan penistaan agama seperti yang dituduhkan. Apalagi, dalam situasi politik menjelang pilkada DKI Jakarta.  Sebab, 85 persen pemilih DKI Jakarta beragama Islam. “Kalau saya menghina agama Islam atau Nabi, itu kan gila. Tetapi, saya nggak gila. Saya lolos psikotes dan masih waras,” ucapnya.
Kendati demikian, Basuki mengaku telah siap dengan segala kemungkinan yang terburuk. “Kalau cerita Nabi Yusuf, dipenjara dan setelah keluar dari penjara baru menjadi Perdana Menteri,” imbuhnya.

Namun Basuki menegaskan tidak akan mundur dari kontestasi politik DKI Jakarta. Putera Belitung ini justru memilih dipenjara atau dihukum ketimbang mengundurkan diri. “Saya kalau dinyatakan bersalah, nggak apa-apa. Saya siap dipenjara ketimbang disuruh mundur. Disuruh mundur mana bisa? Masa orang paksa kita mundur lalu kita mundur? Saya nggak mau,” tegasnya.
Basuki mengaku menghormati semua proses hukum yang ada. Apapun keputusan yang diambil Kepolisian, akan dihormatinya. “Polisi sangat profesional, apalagi Kapolri Tito Karnavian. Karena itu, apapun keputusan yang diambil Kepolisian akan saya dihormati,” terangnya.

Misalnya, meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan, termasuk status tersangka. “Kalau itupun terjadi,  saya akan terima,” imbuhnya.

Bahkan Basuki akan meminta pengadilan agar segera memproses status hukumnya secara terbuka. Hal ini pening supaya masyarakat menyaksikan proses hukum ini. “Saya minta proses pengadilan terbuka. Apakah Ahok pantas atau tidak dihukum. Saya tetap yakin, saya tidak bersalah. Dan Saya yakin, saya tidak menistakan agama seperti yang dituduhkan. Tetapi, saya menghormati semua tahapan dari proses hukum ini,” pungkasnya.