Airlangga: Golkar Mesti Garap Generasi Mileniium

Airlangga: Golkar Mesti Garap Generasi Mileniium

0
BERBAGI
istimewa

JAKARTA-Calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akan membidik pemilih pemula dan pemilih muda yang diperkirakan jumlahnya mencapai 50% dari total jumlah pemilih dalam Pemiliu 2019. Generasi millenium  ini bisa mengembalikan kejayaan Partai Golkar. “Pemilih pemula tidak bisa lagi hanya dijejali komunikasi searah. Mereka bahkan mengkritisi pemberitaan media yang dirasa kurang pas,” katanya saat diskusi serial calon ketua umum Partai Golkar “Babak Baru Parpol di Indonesia” di Jenggala Center, Jakarta, Senin (18/4).

Dia mengaku rihatin dengan kondisi Golkar saat ini.  Saat ini,  partai warisan orde baru ini berada di titik nadir. Hal ini tercermin dari peroleh suara Golkar pada pemilu kali lalu.  “Tahun 2019 menjadi taruhan Partai Golkar, apakah terbaik atau bertahan seperti hari ini,” ujarnya.

Airlangga mengaku serius menggarap para pemilih pemula. Apalagi pemilih ini dibesarkan oleh budaya transparan dan terbuka serta leluasa mengekspresikan pendapatnya melalui media sosial. “Jadi jangan samakan lagi mereka (pemilih pemula dan pemilih muda) dengan pemilih pada umumnya. Kritikan mereka dibuat berita dan disebar di medsos. Kita perlu garap generasi muda yang sekarang disebut generasi milenium tersebut,” katanya.

Menurutnya,  sudah saatnya partai berlambang pohon beringin serius mempersiapkan kader-kader muda tangguh. “Kalau saya terpilih sebagai Ketua Umum dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Bali pada 17-19 Mei nanti, saya akan menggarap  generasi milenium itu,” terangnya.

Salah satu caranya jelasnya dengan menggagas berdirinya sekolah kader Partai Golkar, yang merekrut generasi muda Indonesia. Sekolah tersebut juga dibarengi dengan pemantauan pengkaderan dan aktifitas kaum muda di lingkungan dan masyarakat. “Sehingga untuk kedepannya, parpol-parpol tidak lagi begitu menggantungkan perolehan suara dengan merekrut artis, “ ujarnya.

Airlangga mengaku serius merekrut generasi muda. Generasi potensial ini akan dikader melalui sekolah kader. Hasilnya, akan dipadukan dengan para senior yang merupakan aset luar biasa Golkar, “Saya berharap partai Golkar sebagai partai yang progresif, aspiratif dan kuat. Ini yang saya tawarkan sebagai calon Ketua Umum Golkar,” ucapnya. **aec