Alumni SMAN 36 Beri Dukungan Kepada Jokowi-Amin

65

JAKARTA- Para alumni SMAN 36 Jakarta yang tergabung Alumni SMA Jakarta Bersatu (ASJB) mendukung Joko Widodo-KH Mar’uf Amin untuk menjadi pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden 2019, yang akan digelar pada 17 April  mendatang.

Dukungan ini diberikan karena selama menjabat sebagai Presiden, Jokowi memperlihatkan keberpihakan serta komitmennya demokrasi di negeri ini.

Selain itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mampu meciptakan pemerataan pembangunan, terutama bagi masyarakat di pedesaan dan perbatasan Indonesia dengan negara lain, yang dirasa kurang mendapat perhatian selama Indonesia merdeka hingga kini. 

“Kami akan terus menggelorakan semangat dukungan, tidak hanya sebatas pada acara seremonial ini saja tapi juga akan mengerahkan ribuan alumni dari berbagai angkatan untuk menangkan Jokowi-Amin,” kata Ketua Alumni SMAN 36 Jakarta Angkatan 96 M Subhan Saka, Jakarta, Sabtu (9/2/2019).

Subhan mengemukakan, untuk memenangkan Jokowi-Amin, dia bersama puluhan alumni SMAN 36 menggelar pertemuan di salah satu rumah makan sederhana, di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (8/2/2019) malam.

Subhan, yang juga alumni IISIP Jakarta mengatakan tidak sekedar mendukung, tetapi juga bekerja dari pintu ke pintu memenangkan Jokowi-Amin.

Dia beralasan, Jokowi tidak boleh sendirian membangun negeri ini, tetapi rakyat harus memberi dukungan terhadap mantan Wali Kota Solo itu. Salah satunya, dukungan secara terbuka terhadap Jokowi.

Diakui, berdasarkan beberapa hasil lembaga survei ekektabilitas Jokowi-Amin, bersaing ketat dengan pasangan nomor 2, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, dengan bersatunya ASJB maka dia yakin Jokowi-Amin akan berhasil memenangkan Pilpres 2019.

“Para alumni SMAN 36 banyak tersebar di Jakarta Timur, karena itu akan mudah untuk mengkonsolidasikan para alumni lintas angkatan di Jakarta Timur untuk memenangkan Jokowi door to door,” ujar Subhan. 

Menurutnya, Jokowi merupakan pemimpin yang pandai mengelola ekonomi dalam negeri. Terbukti, di tengah krisis ekonomi global yang berdampak anjloknya nilai rupiah anjlok terhadap dolar, namun tidak memukul daya beli masyarakat. Bahkan, Jokowi mampu menstabilkan harga hingga tidak berdampak pada perekonomian Indonesia seperti tahun 1998.

“Apalagi pembangunan infrastruktur berjalan secara masif dan ini akan berdampak bagi kemajuan pembangunan Indonesia ke depan,”tambah Subhan. 

Dia mengemukakan, Minggu (10/2/2019) sore, ribuan alumni SMAN 36 akan hadir bersama dengan alumni SMAN se-Jakarta yang tergabung dalam ASJB di Istora Senayan, Jakarta, mendeklarasikan dukungan terhadap Jokowi-Amin.

“Deklarasi besok bukti bahwa rakyat masih membutuhkan sosok Jokowi untuk membangun Indonesia lebih baik lagi,”ujarnya.