APBN Instrumen Politik Pemerintah

58

JAKARTA-Anggota Komisi XI DPR, Melky Mekeng mengeritik asumsi makro yang tertuang dalam pokok-pokok kebijakan fiskal RAPBN 2014 yang disampaikan pemerintah.

Menurut dia, asumsi pemerintah itu semakin menegaskan bukti bahawa APBN hanyalah intrumen politik menyenangkan rakyat. Pasalnya, angka asumsi 2014 ini berbeda total pada saat membahas APBN P 2013. “Apa memang demikian, ekonomi di dunia ini cepat berubah? Lucu ini, APBN kita hanya angka main-main saja karena kebutuhan. Pada 20 Mei, pemerintah mengajukan pokok-pokok kebijakan fiskal 2014, harus dibahas untuk dilengkapi oleh Bappenas dan RUU APBN 2014 yang dibahas pada Agustus, tonjolkan semua positif. Bisa langsung menaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi,” ujar Mekeng saat rapat kerja Komisi XI DPR membahas RAPBN 2014 di Jakarta, Kamis (20/6).

Mekeng mengaku heran dengan asumsi pemerintah ini karena beberapa waktu lalu, pemerintah memperlihatkan angka yang negatif. Tetapi anehnya, sekarang data-datanya justru positif. “Saya kira, ini sebuah drama yang sulit diterima alurnya,” sindir dia.