Astra Babagi Sareng Bangsa

83

BANDUNG-Grup Astra Bandung menyelenggarakan acara Astra Babagi Sareng Bangsa sebagai salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di lingkungan sekitar Astra Biz Center, Bandung dalam rangkaian peringatan HUT ke-57 Astra. Selain dihadiri karyawan dan kepala cabang Grup Astra di wilayah Bandung, hadir juga Istri Walikota Bandung Atalia Kamil dan Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius Budi yang bersama-sama meresmikan lubang biopori ke-57 dalam rangkaian pembuatan 100 lubang biopori.

Menurut Aloysius Budi, kegiatan yang dilaksanakan dalam acara ini mewakili empat pilar yang menjadi fokus CSR Astra di bidang pendidikan, lingkungan, Usaha Kecil & Menengah (UKM) dan kesehatan. Dalam bidang pendidikan digelar English Class & Pengenalan Perbankan untuk 200 orang siswa SDN Mengger dan SD BPI Bandung, training mekanik dengan peserta 50 orang siswa SMKN 6 Bandung dan kampanye keselamatan dalam berkendara serta simulasi safety riding. Kemudian pembuatan 100 lubang biopori menjadi kegiatan dalam bidang lingkungan. Dalam bidang pemberdayaan UKM diadakan Servis HP gratis dari kelompok binaan Astra. Lalu di bidang kesehatan diadakan pelayanan kesehatan gratis melalui Mobil Kesehatan Astra (MOKESA). “Semua kegiatan dapat dinikmati tanpa dipungut biaya apapun bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya,” jelasnya di Bandung, Kamis (20/2).

Senantiasa menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, pada tahun 2013 Grup Astra wilayah Jawa Barat telah melaksanakan beberapa program CSR di antaranya program Astra Sentul Eco Edu Tourism Forest yang bekerjasama dengan Kementerian Kehutanan dan Perhutani dalam pengembangan hutan wisata edukatif dengan penanaman lebih dari 76.000 pohon di wilayah seluas 100 hektar serta pembangunan infrastruktur penunjang.

Selain itu, pembinaan 17 sekolah di daerah terpencil (Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, Desa Sukaresmi, Desa Ciantra dan Desa Sukadami Karawang) mulai dari pengembangan tenaga pendidik (brainware), pengembangan sistem dan kurikulum (software), serta perbaikan atau penambahan sarana dan prasarana sekolah (hardware).

Program lainnya jelas dia, pembinaan delapan Posyandu di lingkungan sekitar kantor Grup Astra, berupa pelatihan kader (brainware), bantuan perlengkapan Posyandu (hardware), maupun bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).  “Ada pula program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di desa terpencil yang tidak terjangkau listrik PLN di Desa Cipta Gelar, Gunung Halimun, Sukabumi,” imbuhnya.