Banjir di Tangerang, BPBD Siapkan Tim Evakuasi

95
BPBD Kota Tangerang menyiagakan tim evakuasi dengan mengerahkan empat truk milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang

TANGERANG-Sejumlah permukiman warga di kawasan Kabupaten Tangerang terendam banjir hingga setengah meter. Hal ini menyebabkan akses warga di dua perumahan Total Persada dan perumahan Garden City, Kelurahan Gembor, Kecamatan Priuk Kota Tangerang terputus. Akibatnya, warga kesulitan beraktivitas karena jalanan terendam banjir.

Banjir yang terjadi di Kelurahan Gembor, Kecamatan Priuk Kota Tangerang, sejak tadi malam ini memang belum surut. Bahkan terparah dibanding titik-titik  langganan banjir lainnya di kota Tangerang.

Ditemui dilokasi Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Tendy Roestendi, menuturkan, sejak malam tadi telah menyiagakan tim evakuasi dengan mengerahkan empat truk milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang, empat perahu karet dan puluhan petugas BPDB dan Pemadam Kebakaran yang ikut mengevakuasi warga.  “Cuma genangan, hanya ada empat rumah yang terendam,” akunya, Jumat (26/2).

Evakuasi ini dilakukan karena terputusnya akses warga sekitar perumahan akibat meluapnya Kali Ledug, Kelurahan Gembor, Kecamatan Priuk Kota Tangerang.

Pantauan dilokasi, jembatan Kali Ledug merupakan akses utama yang menghubungkan warga perumahan Regency, Perumahan Garden City dan Perumahan Total persada.

Terpisah Rudi Haryadi, Camat Priuk mengaku banjir yang terjadi sejak malam tadi ini lebih disebabkan meningkatnya intensitas hujan.

Dia menambahkan, kondisi banjir saat ini tidak separah banjir-banjir sebelumnya.  “Jadi ada dua RW 7 dan RW 8 yang tergenang, sebenarnya tidak sampai masuk ke pemukiman warga, cuma akses jalan menjadi sulit dilalui karena adanya genangan,” ujarnya.

Adapun genangan dimaksud setinggi pinggang orang dewasa.  “Semalam sampai sedada, ini tinggal sepinggang,” aku Masin, 42, warga Regency 2 Kota Tangerang.

Pengendara roda dua dan roda empat juga terpaksa berbalik arah dan harus mencari alternatif jalan lain guna menghindari genangan Kali Ledug yang memutus akses warga. Tak pelak kemacetan pun terjadi di sekitar lokasi.  “Ini Kita sudah antisipasi, masyarakat bisa menaiki Truk dan perahu karet yang sudah Kami siagakan,” ucap Tendy.   (Raja Tama)