Bank Mandiri Rilis Fitur Online Kartu Debit

102

JAKARTA-PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meluncurkan layanan terbarunya pada kartu Mandiri Debit yang dapat melakukan transaksi online dengan mekanisme Verified by Visa (VbV/3D Secure) dan One Time Password. ┬áPeluncuran fitur transaksi online pada kartu Mandiri Debit ini merupakan upaya perseroan untuk mengembangkan bisnis dengan fokus pada segmen retail payment. “Adanya fitur ini pembayaran terbaru ini diharap memberikan channel baru untuk kenyamanan dalam bertransaksi dan mendorong peningkatan frekuensi maupun volume transaksi nasabah,” ujar Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri Hery Gunardi saat peluncuran fitur layanan transaksi online kartu Mandiri Debit, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (26/6).

Hery menjelaskan peluncuran fitur transaksi online kartu Mandiri Debit tersebut merupakan upaya Bank Mandiri dalam mengembangkan bisnisnya dengan fokus disegmen retail payment. “Ini komitmen kami untuk selalu berinovasi dalam memberikan layanan perbankan yang dibutuhkan nasabah, khususnya itu pada transaksi online yang saat ini menjadi tren di masyarakat,” tukasnya.

Mandiri Debit adalah kartu debit Visa pertama yang ada di Indonesia dengan menggunakan mekanisme Verified by Visa (VbV/3D Secure) yang dapat melakukan transaksi online (eCommerce) pada situs merchant atau toko online yang telah memiliki sertifikat Visa.

Dia mengatakan, nasabah tidak perlu lagi melakukan permintaan aktifasi layanan jika akan melakukan transaksi online tersebut. “Hal penting yang harus diperhatikan itu pemilik Mandiri Debit agar dapat bertransaksi online eCommerce yakni status kartunya yang masih aktif dan nomor handphonenya terdaftar pada sistem bank,” ucap Hery

Sedangkan saat melakukan transaksi online, nasabah hanya perlu memasukkan nomor kartu Mandiri Debit yang terdaftar di sistem Bank Mandiri pada situs merchant bersertifikat Visa. Maka selanjutnya sistem Bank Mandiri akan mengirimkan password atau kode autorisasi ke nomor telepon selular yang telah didaftarkan sebelumnya.

Sementara itu, untuk otentifikasi transaksi nasabah dengan memasukkan kode autorisasi tersebur pada layar konfirmasi yang muncul pada layar transaksi belanja. “Transaksi ini sangat aman karena dilengkapi dengan kode autorisasi yang diterima nasabah berbeda setiap kali transaksi dilakukan, atau biasa dikenal dengan istilah One Time Password (OTP). Adapun Sistem ini menguntungkan nasabah karena dalam transaksi tidak mungkin dilakukan orang yang bukan merupakan pemilik, sehingga melindungi dari cyber fraud,” ungkap Hery.

Namun demikin Hery menegaskan, bahwa pihaknya tidak memberikan target khusus terkait volume transaksi online menggunakan Mandiri Debit hingga akhir tahun ini. ia menilai potensinya ini sangat besar. “Selama inikan transaksi online hanya bisa melalui kartu kredit. Jadi penggunaan Mandiri Debit ini dalam transaksi online potensinya besar,” kata dia.

Hingga Maret 2013, Hery menjelaskan jumlah kartu Mandiri Debit yang telah diterbitkan telah mencapai 10,5 juta kartu dengan penguasaan pasar sebesar 14 persen. “Frekuensi transaksi nasabah yang menggunakan Mandiri Debit mencapai 11 juta transaksi, tumbuh 38 persen dari Maret 2012. Sementara volume transaksi nasabah pada periode yang sama tercatat naik 54 persen menjadi Rp7,6 triliun dari Rp5 triliun pada Maret 2012,” imbuhnya.