Banser Majalengka Gelar Diklatsar di Lereng Cakrabuana

168
Banser NU Majalengka

MAJALENGKA-Banser NU Majalengka menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Angkatan ke VII yang di konsentrasikan di Lereng Cakrabuana Girimukti, Malausma, Majalengka pada Jumat-Sabtu (13-14/01).

Dijelaskan Ketua GP Ansor Kab. Majalengka, Ahmad Cece Asyfiyadi, sebanyak 350 anggota Banser terlibat kegiatan itu.

“Ini adalah tahap awal untuk menempa fisik dan mental sebagai Banser agar siap menjaga marwah NU dan keutuhan NKRI”, ujar Cece.

Ketua Lembaga Dakwah PBNU, KH. Maman Imanulhaq meminta Banser menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI.

Banser pun harus siap membela para kiai dan ulama NU yang belakangan ini marak dilecehkan, dihujat dan dihina.

“apakah kalian siap menjaga NKRI?,  apakah kalian siap membela para Kiai dan Ulama?”, teriak Kyai Maman dalam orasinya di hadapan peserta Diklatsar Banser.

Pertanyaan itupun langsung dijawab serentak oleh seluruh Banser yang hadir dengan jawaban: siap !.

Terkait Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Ansor yang digelar bersamaan Diklatsar Banser NU, Kyai Maman minta agar GP Ansor Majalengka fokus melakukan kaderisasi untuk menguatkan ideologi Ahlussunah Wal Jamaah dan nasionalisme ke berbagai kalangan, termasuk pondok pesantren.

“iintensifkan berbagai kegiatan pengkaderan seperti Pendidikan Kader Dasar (PKD), Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) untuk Ansor maupun Pendidikan & Pelatihan Dasar (Diklatsar), Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) bagi Banser”, ujar Tokoh Muda NU itu yang juga Anggota DPR RI.

Merespon pesatnya perkembangan Medsos dewasa ini, Kyai Maman minta agar Kader Ansor dan Banser NU memperkuat diri dg kapasitas atau kemampuan di bidang IT.

“Ansor juga harus membangun jaringan komunikasi yang lebih luas dengan berbagai elemen lain dalam kerangka terlibat aktif memajukan pembangunan di Majalengka”, pinta Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi itu