Basuki Segera Tuntaskan Program Kerja 2017

32
Penyanyi Oppie Andaresta bersama Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA-Gubernur Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama segera merealisasikan program yang belum tuntas hingga sisa waktu kerjanya Oktober 2017. Program itu antara lain pembangunan pengelolaan sampah di Marunda dan bus Transjakarta sampai di pemukiman dan warga Jakarta wajib memiliki KJS. “Tahun 2017 adalah tahun yang penuh ketidapastian bagi warga Jakarta. Namun, saya akan tetap menyelesaikan program pembangunan pengelolaan sampah di wilayah Marunda dan Cengkareng, yang memiliki kapasitas pengolahan 3000 ton perhari,”  ungkap Basuki dihadapkan warga Jakarta di Rumah Lembang, Kamis (5/1).

Selain itu, tambahnya, trayek Transjakarta akan sampai ke perumahan dan digratiskan bagi lansia warga Jakarta termasuk dari wilayah Tangerang,  Bekasi,  dan Bogor.

Disamping itu imbuhnya, penyandang disabelitas akan disediakan bus khusus. Termasuk membenahi trotoar bagi pejalan kaki. “Tahun 2017  semua warga Jakarta harus memiliki kartu Jakarta sehat (KJS), dan ini wajib. Termasuk akan kami jadikan Rumah Sakit Sumber Waras sebagai rumah sakit kanker, dimana akan kami bangun juga apartemen bagi penderita cancer stadium 4,” katanya.

Sedangkan untuk pengusaha ekonomi lemah, jelas Basuki,  tahun ini juga akan diselesaikan urusan UMKM . Hal ini dikhususkan bagi warga yang sudah memiliki rekening Bank DKI. “Ini adalah persyaratan karena kami akan menyalurkan uang pertahun 1 triliun rupiah agar mereka semua bisa mengembangkan usaha,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, akan menjadikan Rusun sebagai prioritas untuk pusat industri kecil. “Minimal paling mudah bagi ibu-ibu bisa menjahit, dan akan kami masukan mesin untuk kerja konveksi. Dengan demikian kami istilahkan pabrik-pabrik konveksi kami pindahkan ke rumah susun. Kami akan masuk ke Rusun Tambora,  Rawa Bebek,  dan juga Cilincing kalau Rusun nya sudah jadi,” ulasnya.

Cagub nomor urut 2 ini menjelaskan, akan meningkatkan kualitas kepengurusan perijinan. “Warga Jakarta dalam mengurus perijinan tidak lagi harus datang. Karena sistemnya sudah on-line,” tambahnya.

Tahun ini juga Basuki akan menyelesaikan pusat workshop di Waduk Melati.  Ini diperuntukkan bagi warga yang punya bakat desain,  tetapi tidak punya mesin jahit,  dan tak punya jalur pemasaran. “Jadi warga bisa datang belajar desain,  jahit,  dan diskusi tentang pemasarannya.  Tahun 2017 ini semua  agenda kerja  akan kami tuntaskan. Kami yakin,  karena semuanya sudah kami kerjakan, ” pungkas Basuki.