Bekraf Dorong Perkembangan Sociopreneur Indonesia

22
Kepala Bekraf, Triawan Munaf

JAKARTA-Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendukung Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu, kompetisi wirausaha sosial (sociopreneur) yang diselenggarakan oleh PT Santos Jaya Abadi.

Kepala Bekraf, Triawan Munaf menghadiri acara 20 peserta terpilih dari 5400 proposal yang mendaftar melalui platform www.secangkirsemangat.id pada Selasa (15/1) di MNC Tower Lantai 7.

Rangkaian acara Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu sejak Mei 2018 yaitu launching program, networking day, appreanticeship, workshop sociopreneur, campus talk, dan prototype mentoring. 20 peserta terpilih yang berasal dari sektor kuliner, kriya, arsitektur, desain interior, dan jasa ini berkesempatan mempresentasikan gagasan usaha mereka dihadapan juri Februari mendatang. Tiga pemenang terpilih berhak mendapatkan hadiah mencapai Rp 250juta.

Sociopreneur bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di sekeliling kita. Kita harapkan punya kontribusi sosial,” ujarnya.

Triawan menambahkan bahwa Kapal Api salah adalah salah satu produk Indonesia yang bisa dibanggakan di dunia. Kapal api terpilih menjadi salah satu produk Indonesia yang dilibatkan pemerintah pada acara Single’s Day Alibaba, marketplace asal Tiongkok pada 11 November 2018.

Salah satu persyaratannya yaitu satu juta produk sudah ada di gudang Alibaba.

Alibaba meraih Rp 450 Triliun pada moment tersebut dan mengirimkan barang yang terjual dalam waktu 24jam. Harapan pemerintah yaitu produk Indonesia mengisi market place Indonesia.

Group Manager Kapal Api, Johnway Suwarsono mengatakan kepada 20 peserta terpilih, “Anda semua adalah generasi muda yang membawa Indonesia menjadi lebih baik. Berani terus melangkah dan berkarya untuk Indonesia.”

Founder & Creative Thinker OMG, Yoris Sebastian sebagai mentor dan juri terkejut dengan jumlah pendaftar kompetisi yang melebihi 5000 proposal. Yoris mengharapkan kompetisi ini menjaring lebih banyak sociopreneur yang berasal dari berbagai latar belakang.

“Kedepan nanti, industri kreatif fokus ke dampak. Ini kompetisi untuk social enterprise. Rajin upgrade bisnis kita sehingga dampak lebih besar,” pesan Yoris kepada peserta.

Founder Yayasan Cinta Anak Bangsa, Veronica Colondam, menekankan tujuan bisnis bagi wirausaha sosial (wirsos). “Generasi kita berbisnis harus punya tujuan. Ini gelombang kebaikan yang menjadi harapan Indonesia,” ungkap Veronica.

Veronica menambahkan tiga ciri utama wirsos, yaitu memiliki inovasi, memberdayakan manusia dan lingkungan, serta menggunakan laba untuk profit, people, dan planet.