BEKRAF Luncurkan IKKON 2016 di 5 Daerah, Termasuk Flores

78
photo ilustrasi

JAKARTA-Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) meluncurkan program Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) 2016 yang akan dilaksanakan di 5 (lima) daerah yaitu Sawahlunto (tenun), Lampung (tapis), Brebes (batik), Rembang (batik), Ngada- Flores (tenun). Penentuan lokasi IKKON 2016 berdasarkan permintaan dari Pemerintah Daerah atas persetujuan Bekraf.

Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Abdur Rohim Boy Berawi menjelaskan proses penempatan peserta program IKKON di lokasi yang dituju, tidak dimaksudkan untuk menggurui. Namun justru untuk saling belajar dan berbagi pengetahuan dalam menciptakan peluang terjadinya kolaborasi antara peserta IKKON dengan para pelaku kreatif lokal. “Proses saling belajar ini diharapkan berdampak positif bagi munculnya karya-karya atau produk-produk baru yang memiliki nilai tambah, tanpa menghilangkan keunikan ciri-ciri local,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/6).

Untuk menyampaikan proses kegiatan dari hari ke  hari pada masyarakat, setiap peserta dan para forografer diwajibkan membuat catatan harian kemajuan program kegiatan yang diampunya dan mengunggahnya ke media sosial secara berkala. Selain itu para videografer juga akan mengunggah hasil dokumentasinya secara berkala melalui youtube. “Dengan demikian masyarakat akan dapat melihat apa yang dilakukan oleh para peserta selama di daerah penugasan masing-masing,” tuturnya.

Setelah proses kolaborasi usai, peserta diharapkan mampu mensosialisasikan hasil-hasil dari Program IKKON melalui pameran di lokasi masing-masing yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah, K/L dan instansi-instansi lain, baik pemerintah maupun swasta, untuk melakukan tindak lanjut terhadap hasil-hasil dari Program IKKON tersebut.

Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif menambahkan, bahwa kegiatan IKKON ini akan mempercepat proses pengembangan kapasitas SDM Kreatif di seluruh Indonesia dan dengan sendirinya akan  mempercepat peningkatan kualitas produk lokal kreatif melalui kolaborasi antara peserta program IKKON dengan para pelaku potensi kreatif lokal. Kolaborasi ini diharapkan membantu menciptakan habitat kreatif yang kondusif di lokasi program IKKON untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas serta memberikan wadah bagi para desainer / pelaku kreatif lokal untuk menggali inspirasi baru dalam berkarya dari kekayaan budaya lokal. “Selain itu, diharapkan terbangun jejaring industri kreatif seperti resource & information sharing dan knowledge & skill exchange antara potensi kreatif lokal serta rantai nilai lainnya yang terlibat dengan peserta program IKKON,” pungkasnya.