BI Dukung Peresmian Lembaga Surveillance Makroekonomi Regional

BI Dukung Peresmian Lembaga Surveillance Makroekonomi Regional

0
BERBAGI

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) mendukung peresmian lembaga surveillance ekonomi regional, yang dinamakan ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO), sebagai organisasi internasional.

AMRO adalah lembaga regional yang bertugasmelakukan surveilans terhadap kondisi perekonomian negara-negara ASEAN serta Jepang, Tiongkok dan Korea (ASEAN+3), dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan kawasan serta mendukung operasionalisasi Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM). CMIM adalah kerja sama keuangan ASEAN+3 dalam bentuk penyediaan bantuan likuiditas kepada negara anggota yang membutuhkan. “Bagi Indonesia, keberadaan AMRO sangat penting, terutama dalam membantu memonitor dan menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan Indonesia melalui pelaksanaan asesmen terhadap perekonomian Indonesia secara regular,” seperti dikutip dari situs bi.go.id di Jakarta, Jumat (19/2).

AMRO didirikan oleh negara ASEAN+3 pada tahun 2011. Setelah sebelumnya berbadan hukum perseroan Singapura, peningkatan status menjadi organisasi internasional diharapkan dapat meningkatkan peran AMRO dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan kawasan. Peresmian status tersebut dilaksanakan di Singapura pada hari ini, Jumat, 19 Februari 2016.

AMRO diharapkan mengambil peran yang penting di regional, terutama dalam situasi perekonomian global dan regional saat ini yang masih diwarnai ketidakpastian yang tinggi. Dengan status organisasi internasional saat ini, AMRO dapat setara dengan lembaga keuangan internasional lain seperti International Monetary Fund (IMF) dan Asian Development Bank (ADB).

Selain dihadiri oleh pejabat dari Kementerian Keuangan dan Bank Sentral dari ASEAN+3, kegiatan peresmian juga dihadiri perwakilan organisasi terkemuka serta internasional, kedutaan besar di Singapura, lembaga keuangan swasta dan Lembaga riset ekonomi.