BI Siap Suplai Kebutuhan Uang Tunai Untuk Bayar THR

92
Ilustrasi

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) siap melayani kebutuhan masyarakat akan uang tunai serta sistem pembayaran yang andal, selama Ramadan dan hari raya Idul Fitri 2017.

Dari sisi pengelolaan uang Rupiah jelas Deputi Gubernur BI, Sugeng, persiapan antara lain dilakukan BI dengan penyediaan uang kartal dalam berbagai pecahan yang dibutuhkan masyarakat.

Sementara dari sisi sistem pembayaran, infrastruktur sistem pembayaran nontunai yang diselenggarakan oleh BI terus dijaga agar dapat melayani kebutuhan masyarakat. “Selain itu, BI juga terus berkoordinasi dengan industri terkait, untuk memastikan kegiatan transaksi nontunai berjalan dengan lancar,” ujar , Sugeng di Jakarta, Jumat (2/6).

Menjelang Idul Fitri 2017,  BI memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan masyarakat akan uang kartal, sesuai pola musiman. Peningkatan kebutuhan antara lain terkait pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR), serta kebutuhan lainnya terkait Idul Fitri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, BI terus memastikan tersedianya uang tunai dalam berbagai pecahan, antara lain dengan menyediakan layanan kas untuk masyarakat, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

BI juga telah meningkatkan persediaan uang kartal di seluruh wilayah Indonesia, baik di Kantor Perwakilan BI di daerah maupun perbankan. Agar kenyamanan dan keamanan penukaran uang dapat terjaga, masyarakat diimbau untuk menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi, baik yang diselenggarakan oleh BI, perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk oleh BI. Masyarakat juga diharapkan berhati-hati dalam melakukan transaksi dengan meneliti ciri-ciri keaslian uang dengan metode 3D (Dilihat – Diraba – Diterawang).

Di tengah tingginya kebutuhan uang kartal jelang Idul Fitri, Bank Indonesia juga terus mengingatkan masyarakat untuk mendukung Gerakan Nasional Nontunai (GNNT). Penggunaan nontunai antara lain dapat dilakukan dalam kegiatan mudik masyarakat. Pada ruas tol yang menjadi lalu lintas mudik 2017, semua gardu tol telah menerima pembayaran non tunai melalui uang elektronik. “Dengan penggunaan uang elektronik di gardu tol, perjalanan masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar,” terangnya.

Dalam hal ini, BI terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk perbankan dan jasa marga, agar penyediaan kartu perdana uang elektronik dan top up uang elektronik dapat dilakukan dengan mudah selama masa mudik Idul Fitri. .

Untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, BI juga terus mengoptimalkan sistem pembayaran nontunai, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia yaitu Sistem BI-RTGS dan SKNBI.

BI telah melaksanakan pengujian terhadap seluruh infrastruktur guna memastikan terselenggaranya layanan sistem pembayaran secara aman, lancar dan efisien khususnya apabila terjadi peningkatan volume transaksi pada bulan Ramadan.

BI juga terus berkoordinasi dengan peserta sistem pembayaran, guna memastikan optimalnya kegiatan sistem pembayaran. “Dengan langkah-langkah antisipatif yang dilakukan, BI berharap kegiatan ekonomi masyarakat pada bulan Ramadan dan Idul Fitri 2017 dapat berjalan dengan lancar, aman dan nyaman,” pungkasnya.