BI : Suku Bunga Deposito Terus Menurun

44

JAKARTA-Bunga Deposito terus mengalami penurunan. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), deposito tercatat tumbuh 5,9% pada Februari 2018, yakni mencapa Rp2.281,2 triliun. Padahal sebelumnya pada Januari 2018, sempat mencapai Rp2.300,5 triliun atau tumbuh sebesar 8%.

Turunnya dana deposito ini, bukan hanya milik perorangan, namun juga milik korporasi yang ada di Jakarta dan Jawa Timur. Dalam data BI, pada Februari 2018, deposito perorangan hanya mencapai 6% (Rp 1.204,4 triliun). Padahal Januari 2018 mampu mencapai sebesar 7,1% (Rp 1.206,7 triliun) di Jakarta dan Jawa Timur.

Selain itu, penurunan juga terjadi pada deposito korporasi non finansial di Jakarta dan Sumatera Utara menjadi 6,2% atau Rp 611,8 triliun dari sebelumnya 8,6% Rp 620,7 triliun.

Namun agak berbeda dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan yang diprediksi akan membaik pada akhir 2018. Pertumbuhan DPK berada di kisaran 9% atau sejalan dengan perbaikan ekonomi nasional.
“Sebetulnya pertumbuhan DPK itu ada di kisaran 9%, kita harapkan tahun ini akan ada diantara 9-11%. Jadi ini adalah sejalan dengan recovery ekonomi Indonesia,” kata Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Jakarta, Senin (9/4/2018).

Menurut Agus, sejumlah langkah perbaikan DPK, ditandai dengan aksi konsolidasi yang dilakukan korporasi. Aksi tersebut sudah dilakukan selama tiga tahun terakhir.

Diakui, bahwa penyaluran kredit selama dua tahun terakhir agak melambat, namun tetap ditargetkan bisa mencapai 11-12% di tahun ini. “Jadi kita harapkan konsolidasi di korporasi maupun konsolidasi di perbankan dalam penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga akan membaik di 2018,” paparnya.

Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) pada Februari 2017 tercatat Rp 5.106,2 triliun atau tumbuh 8,2% year on year lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 8,5% yoy.

Perlambatan DPK bersumber dari DPK berdenominasi rupiah utamanya pada jenis simpanan berjangka yang tercatat tumbuh lebih rendah. ***