BNI Syariah Resmikan Pembentukan JES Palembang

16
BNI Syariah secara resmi membentuk komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Palembang dan wilayah Sumatera Selatan, Kamis (19/9)

PALEMBANG-BNI Syariah secara resmi membentuk komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Palembang dan wilayah Sumatera Selatan. Pembentukan JES di kota Palembang merupakan kota ke-16 sejak dibentuk di Jakarta 2010 lalu.

Pembentukan JES Palembang dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sumatera Selatan mewakili Gubernur Sumatera Selatan, Ahmad Rizali; Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 7 Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Sabil; Sekretaris Umum MUI Provinsi Sumatera Selatan, Ayik Farid Alaydrus; Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan, Wahyu Yuwana Hidayat.

Turut hadir SEVP Bisnis Ritel Dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi didampingi oleh Corporate Secretary BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari; Branch Manager BNI Syariah Cabang Palembang, Rivelino Satya Nugraha; dan Branch Manager BNI Syariah Cabang Km 12 Palembang, Agus Mulyadi di Hotel Zuri, Palembang, Kamis (19/9).

Dalam acara ini juga diselenggarakan diskusi panel dengan tema “Tren Perbankan Syariah 2019”. Sebelum pembentukan dan peresmian JES Palembang, BNI Syariah juga melakukan media visit ke dua media Palembang yaitu Sriwijaya Post dan Sumatera Ekspres pada Rabu (18/9).

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan dengan terbentuknya JES Palembang, diharapkan dapat menjadi wadah bagi para jurnalis dalam memahami literasi perbankan syariah di Indonesia, sehingga melalui jurnalis, awareness perbankan syariah lebih tinggi dan berdampak kepada pertumbuhan market share industri.

“Dalam hal ini, jurnalis mempunyai peran strategis sebagai agents of change untuk memberikan pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan syariah,” kata Iwan Abdi dalam acara pembentukan JES Palembang. Iwan berharap, anggota JES pro aktif mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia dengan mempublikasikan informasi transparan, profesional, jujur, objektif, akurat dan berpihak pada kepentingan umum sesuai dengan harapan masyarakat.