Bos Bank Index Selindo Perintahkan Kancab Tolak Nasabah

893
Ilustrasi

JAKARTA-Presiden Direktur  Bank Index Selindo, Gimin Sumalim dan Direktur Operasi Tjipto Santoso diduga menginstruksikan Kepala Divisi Opersional, mengirimkan email ke seluruh kantor cabang Bank Index agar menolak Sanny Suharli membuka rekening diseluruh cabang bank Index tanpa alasan yang jelas.

Kepastian penolakan terhadap Sanny Suharli ketika mendatangi cabang Bank Index Tanjung Duren membuka tabungan.

Tanpa alasan yang jelas staff Bank Index Selindo, Nia Astika KBO (kepala bagian operasional), CS Angelina dan Kepala Cabang Eni bersama-sama menolak Sanny Suharli yang hendak membuka rekening.

“Kenapa saya tidak boleh membuka rekening di Bank ini,” tanya Sanny.

Bank Index cabang Tanjung Duren hanya menyampaikan kepadanya  bahwa mereka diperitahkan oleh Kantor pusat untuk menolak Sanny Suharli jika membuka tabungan.

“Kami mendapat email yang dikirim oleh Dadang ke seluruh kantor cabang bank Index Selindo yang melarang hanya nama  Sanny Suharli membuka rekening diseluruh cabang Bank Index Selindo dan kami tidak pernah diberitahu alasannya meskipun sudah kami tanya berkali kali dan jawabannya itu keputusan managemen,” Sanny menirukan.

Lantaran alasan yang tidak jelas  Sanny mempertanyakan kepada managemen siapa yang memerintahkan menolak nasabah. Namun pihak cabang Bank Index Selindo Tanjung Duren tidak memberi jawaban pasti.

Setelah ditolak Bank Index Selindo Tangjung Duren, Sanny Suharli mengaku mendatangi kantor cabang Bank Index Cideng dengan kepala cabang Gunawan dan KBO Sugiyanto. Namun semuanya menolak tanpa memberi alasan yang masuk akal.

“Saya juga mendatangi kantor cabang bank Index Duta Mas kepala cabang Agustinus dan KBO Zainudin, mendatangi kantor cabang bank Index Harco Mangga Dua kepala cabang Lina dan KBO Lovely, mendatangi kantor cabang Bank Index Asemka kepala cabang Renaldi dan KBO Yati mendapatkan perlakuan yang sama, kesemuanya menolak saya menjadi nasabah tabungan,” terangnya.

Perlakuan Bank Index Selindo menurut Sanny telah melanggar peraturan OJK dan sekaligus mencemarkan nama baik Sanny Suharli tanpa suatu alasan yang jelas yang dapat dipertanggung jawabkan.

“Perlakuan Bank Index ke saya adalah bentuk pelanggaran terhadapp peraturan OJK dan Undang-undang.  Saya juga merasa dicemarkan nama baik saya karena himbauan kepada semua kantor cabang untuk menolak saya tanpa alasan yang jelas,” ujar Sanny.

Sanny berharap, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menurunkan timnya sebagai bentuk tanggung jawab pengawasan.

“Harapan saya pihak OJK harus turunkan timnya untuk bertanya bertanya kepada Gimin Sumalim sebagai Presiden Direktur, perihal mengapa Bank Index membuat masalah yang bisa merusak pandangan masyarakat terhadap kredibilitas perbankan Nasional,” ungkap Sanny penuh harap.