Buang Janin ke Selokan, Polisi Amankan Seorang Ibu Muda

Buang Janin ke Selokan, Polisi Amankan Seorang Ibu Muda

0
BERBAGI
photo ilustrasi

TANGERANG-Dengan alasan tidak siap membina rumah tangga, pasangan muda-mudi di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, sengaja mengugurkan janin berusia tiga bulan. Janin hasil hubungan asmara terlarang ini lalu dibuang ke selokan di Kampung Kademangan, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Banten.

Warga lalu melaporkan temuan ini ke aparat kepolisian.  Polisi lalu turun ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasilnya, polisi berhasil membekuk RD (18 tahun) dan LA (18 tahun) yang disinyalir menjadi bayi janin tak berdosa ini.

Di depan polisi, keduanya mengaku. RD dan LA  merupakan pasangan kekasih yang berpacaran sejak awal Januari 2016 kemarin.

Keduanya memadu kasih, sejak bulan pertama resmi berpacaran. Meski baru mengenal satu sama lain, pasangan RD dan LA yang sama-sama tidak lulus sekolah menengah atas itu berani melakukan hubungan badan layaknya suami istri.  Namun anenhnya, keduanya  mengaku belum siap berumah tangga. “Bagaimana mau menikah, nanti bingung mau kasih makan anak istri apaan,” tukas RD, pengangguran yang merupakan warga  Kampung Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, di Mapolres Tangsel,  Jumat (15/4).

Keduanya mengakui, sudah beberapa kali melakukan hubungan badan, meski didasari suka sama suka. “Dia bilang engga mau menikahi saya, disuruh gugurkan kandungan dengan obat yang dia kasih. Iya sekali lebih gituannya,” bilang RA, warga Kampung Kademangan Kecamatan Setu Kota Tangsel.

Atas perbuatan pelaku dijerat pasal 77A UU No.35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak atau pasal 194 UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau pasal 364 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Kapolres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Besar Ayi Supardan, menerangkan, pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi warga yang melihat adanya janin bayi pada selokan di belakang rumah seorang warga pada Jumat (1/4), sekitar pukul 14.30. “Dari penemuan janin bayi tersebut, kami amankan Ibu sang janin yang merupakan warga sekitar tempat ditemukannya janin,” tandasnya. (Raja Tama)