Bulog Impor Daging 1.000 Ton

20

 JAKARTA—Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menegaskan akan mengimport sekitar 1000  ton daging sapi. Alasannya, import tersebut  guna mencukupi kebutuhan selama bulan Ramadan.  “Kita mungkin bisa sampai 1.000 ton. Untuk keperluan Ramadhan saja,” kata Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Sutarto Alimuso di Jakarta, Senin (8/7).

Menurut Sutarto, langkah ini diambil karena stok daging sapi di dalam negeri sendiri jumlahnya tipis. Karena itu, saat ini Bulog sedang  meminta izin agar impor daging tersebut bisa menggunakan pesawat. “Paling lambat minggu ini atau minggu depan,” tegasnya.

Karena kalau mènggunakan pesawat, sambung Sutarto, maka daging sapi tersebut bisa didatangkan minggu depan.  “Karena perlu persiapan 3 hari atau 4 hari. Sekarang kan izinnya itu ditugasin kepada kita itu pakai kapal,” jelasnya.

Diakui Sutarto, biayanya lebih besar akan dirogoh Bulog dengan menggunakan pesawat. “Kita masih sanggup. Kalau Rp 60.000 – 65.000 per kg berarti skitar Rp 65 miliar,” ucapnya.

Namun, sejauh ini berdasarkan hitung-hitungan Bulog, biaya tersebut masih bisa dipenuhi guna mendatangkan seribu ton daging sapi dari Australia. ” Tapi 1.000 ton itu minimum ya, 1.000 ton itu sedikit. Target kita sebanyak-banyaknya,” pungkasnya. **can