BUMNDes Gresik Distribusikan Ratusan Tabung Elpiji Ke Desa

28
kompas.com

GRESIK-Ratusan tabung gas Elpiji 3 Kg didistribusikan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur menuju sejumlah desa di wilayah itu guna mengantisipasi kelangkaan elpiji di perdesaan. Adapun penyalur Elpiji itu adalah badan usaha milik desa (BumDes) di Gresik. “Ada tiga truk yang dilepas, dua truk bermuatan masing-masing 560 tabung elpiji ukuran 3 kg, sedangkan satunya memuat Elpiji Bright Gas yang berisi 5,5 kg,” kata Wakil Bupati Gresik Muhammad Qosim di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Qosim mengatakan, dari total 309 BumDes yang akan menerima elpiji itu, pada tahap awal pengiriman hanya 43 BumDes yang menerima, kemudian disalurkan ke desa-desa di Kabupaten Gresik, sesuai petunjuk Pertamina. “Pengiriman elpiji ke Bumdes, kami harapkan berdampak lancarnya distribusi elpiji ke masyarakat di pedesaan, dan tidak ada lagi kelangkaan elpiji,” kata Qosim.

Sales Eksecutive Elpiji Pertamina Gresik, Bagus Sulistio Hadi mengatakan, penyaluran tahap awal diutamakan bagi BumDes yang selama ini tidak ada penyalur elpiji di desanya.
“Bumdes itu juga diwajibkan menyosialisasikan elpiji nonsubsidi (Bright Gas) ukuran 5,5 kg seharga Rp65 ribu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Tursilowanto Hariogi mengatakan ke depan semua Bumdes berkesempatan untuk menjadi penyalur elpiji untuk masyarakat desanya. “Selain menyalurkan elpiji, 309 Bumdes diarahkan memasarkan produk PT Wilmar Nabati dan PT Unilever untuk masyarakat desa. Bahkan kami jajaki kemungkinan untuk menjadi penyalur pupuk PT Petrokimia Gresik,” katanya.

Ia berharap, dengan peran BumDes pada distribusi barang akan memotong rantai distribusi, dan masyarakat mendapatkan barang yang murah, karena BumDes sebagai agen perekonomian desa telah diatur dalam Permendes 4/2015 dan Perda Kabupaten Gresik Nomer 3 Tahun 2017.***