Buyer Jerman Borong Rempah-Rempah Senilai USD 600 Ribu

39
Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Merry Maryati menyaksikan penandatanganan kontrak pembelian rempah-rempah senilai USD 600 ribu

KENDARI-Kabar menggembirakan datang dari ekspor rempah-rempah Indonesia ke Jerman. Importir asal Jerman, Indonesia-Consult RS GmbH, membeli produk rempah dari CV. Multi Rempah Sulawesi (MRS) senilai USD 600 ribu di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Direktur Pengembangan Promosi dan Citra, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Merry Maryati, usai menyaksikan program buying mission antara Indonesia-Jerman menjelaskan  Indonesia merupakan pemasok rempah ke Jerman ke-3 terbesar. “Selama 2015, Indonesia menjadi pemasok rempah terbesar ke-3 ke Jerman setelah Brasil dan Viet Nam dengan pangsa sebesar 16,51%. Selama lima tahun terakhir, ekspor rempah Indonesia ke Jerman mengalami pertumbuhan positif sebesar 14,53% dengan nilai ekspor USD 45,88 juta pada 2015,” ujar Merry.

Program buying mission Kementerian Perdagangan (Kemendag), katanya, memberikan kontribusi besar bagi ekspor nasional. Program ini akan terus dijalankan secara berkesinambungan.

“Program buying mission ini merupakan bukti dukungan pemerintah dalam meningkatkan ekspor produk Indonesia ke pasar global,jelasnya.

Berkat kerja sama yang terjalin dengan ITPC Hamburg, Indonesia-Consult RS GmbH akan terus memanfaatkan fasilitasi Ditjen PEN dalam program buying mission ini.

Kepala ITPC Hamburg Bambang Jaka Setiawan menjelaskan bahwa dengan adanya program buying mission, produk rempah-rempah ini diharapkan akan dapat mempertahankan kejayaan rempah Indonesia di Eropa, terutama di Jerman.

Berdiri sejak 2006, Indonesia-Consult RS GmbH mempunyai peran menjembatani komunikasi antara Indonesia dengan Jerman. Berbekal pengalaman dengan Indonesia dan negara di kawasan Asia Tenggara, Indonesia-Consult RS GmbH merupakan mitra dagang yang kooperatif di Asia untuk menyalurkan produk ke Eropa dan Amerika. Produk yang menjadi konsentrasi saat ini yaitu, spices and herbs, sugar products, nuts, dan coffee beans.

Sementara itu, CV. Multi Rempah Sulawesi (MRS) dikenal sebagai penghasil dan eksportir rempah-rempah berkualitas tinggi dari Sulawesi. Untuk mendapatkan nilai yang tinggi pada standar bahan makanan, MRS bekerja sama dengan 5.000 petani yang mengolah lahan seluas lebih dari 4.000 hektare. MRS berfokus pada penanaman produk-produk organik yang ramah lingkungan dengan mengacu pada standar dan regulasi dari Uni Eropa untuk bahan makanan organik.

MRS sudah mengekspor produknya ke beberapa negara seperti Jepang, Belanda, dan Jerman, serta secara berkesinambungan memperluas pasarnya ke negara-negara di Eropa.

Merry menuturkan program buying mission dapat dimanfaatkan para importir Eropa untuk melihat secara langsung produk-produk dan berdiskusi dengan para pelaku Indonesia.  “Buying Mission ini diharapkan memacu para importir lainnya di Eropa untuk memanfaatkan fasilitas ini untuk berkunjung melihat langsung produk yang akan diimpor sekaligus memberikan kesempatan bagi eksportir Indonesia dalam memperluas kesempatan penjualan lewat pertemuan langsung dengan importir sehingga semakin menguatkan posisi produk Indonesia di pasar Eropa,” terang Merry.