Cadev Akhir April 2016 Sebesar US$107,7 Miliar

41

JAKARTA-Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia akhir April 2016 tercatat sebesar US$107,7 miliar. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2016 yang sebesar US$107,5 miliar.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Arbonas Hutabarat mengatakan peningkatan tersebut dipengaruhi penerimaan cadangan devisa yang terutama berasal dari hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) dan penerimaan lainnya. Penerimaan tersebut melampaui kebutuhan devisa, yang antara lain digunakan untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Menurutnya, posisi cadangan devisa per akhir April 2016 tersebut cukup untuk membiayai 8,1 bulan impor atau 7,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. “BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” pungkasnya.