Dana Transfer Daerah Naik Bukti Golkar Dukung Pembangunan

40

JAKARTA-Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto meminta seluruh kader untuk mengasah ketajaman wawasan dan pengetahuan.

Hal ini sangat penting, terutama untuk para anggota legislatif dari tingkat pusat hingga tingkat dua agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan dengan baik, apakah itu fungsi legislasi, anggaran maupun fungsi pengawasan.
“Para Anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD I dan II merupakan ujung tombak partai dalam memajukan dan memenangkan Golkar dalam setiap pemilu. Karena itu, anggota DPRD harus terus mengasah ketajaman wawasan dan pengetahuannya serta meningkatkan kemampuan dan ketrampilannya supaya dapat menjalakan tugas dan fungsinya dengan baik, apakah fungsi legislasi, fungsi anggaran maupun fungsi pengawasan,” kata Setya Novanto kepada seluruh kader partai yang saat ini mengikuti Workshop Nasional Anggota Fraksi DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Jakarta, Rabu (14/12).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Redtop Pacenongan Jakpus ini diikuti oleh 820 peserta yang datang dari seluruh Indonesia.
Dalam pengarahannya, Setya Novanto menegaskan tigas fungsi dewan yang mesti diketahui oleh seluruh kader beringin tersebut.

Di bidang legislasi, Novanto menekankan pentingnya memperhatikan kualitas dalam pembuatan perda.
Dia mencontohkan buruknya kualitas Perda yang direvisi oleh pemerintah pusat, seperti 3143 perda yang tidak pro investasi dan menghambat perekonomian di daerah.
“Kader-kader Partai Golkar harus mampu membuat Perda-perda yang berkualitas untuk kemajuan pembangunan di daerah,” katanya.

Di bidang anggaran, kata Ketua DPR RI itu, program-program pro rakyat harus diutamakan. Seperti program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan UMKM, perbaikan pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta perbaikan infrastruktur dasar untuk rakyat miskin.

Novanto memberikan apresiasi kepada Fraksi Partai Golkar di DPR RI yang telah berjuang meningkatkan transfer dana ke daerah menjadi Rp 749 triliun (36,8 %).
“Ini menunjukkan besarnya perhatian Partai Golkar terhadap desentralisasi dan pembangunan Indonesia dari pinggiran sesuai semangat Nawa Cita dan membangun Indonesia dari desa dalam Visi Negara Kesejahteraan 2045,” katanya.

Ketua Umum Partai Golkar juga meminta agar dana desa yang mencapai Rp 60 triliun benar-benar diawasi supaya tepat sasaran dan dipastikan tidak ada penyimpangan. “Sehingga bisa membawa kemajuan dan kemakmuran bagi masyarakat desa,” kata Novanto dalam acara yang dihadiri Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Pakar, Agung Laksono, dan Wakil Ketua Pertimbangan, Akbar Tandjung.

Sekolah Legislatif

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Legislatif, Eksekutif dan Lembaga Politik DPP Golkar Yahya Zaini dalam laporannya mengatakan Golkar akan membuat Sekolah Legislatif untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas dan kapabilitas kader-kadernya di lembaga legislatif, sehingga bisa membangun citra yang positif bagi keberadaan Golkar di tengah-tengah masyarakat.
Golkar harus serius menyiapkan kader-kadernya untuk menjadi anggota legislatif daerah yang profesional dan handal, karena tantangan yang dihadapi semakin berat dan kian kompetitif.
Novanto menyambut baik pembentukan Sekolah Legislatif tersebut karena akan memperkuat kelembagaan Partai Golkar sebagai pilar utama demokrasi. ***