Demi efisiensi dan Layanan, SMJ Terapkan Digitalisasi Komputasi Awan

31
mitra jaya group

JAKARTA-Digitalisasi perusahaan merupakan tuntutan zaman, tak terkecuali korporasi tambang dan kontraktor. Implementasi teknologi canggih, semata-mata demi mengimbangi cepatnya perubahan. “Solusi SAP HANA Enterprise yang dipilih oleh PT. Sumber Mitra Jaya adalah solusi ERP berbasis komputasi awan (private cloud),” kata CEO PT SUMBER MITRA JAYA( SMJ) Kuhan dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Menurut Kuhan, pemilihan arsitektur IT berbasis komputasi awan dari SAP bertujuan untuk melakukan penghematan dari biaya infrastruktur IT serta lisensi. “Hal ini sejalan dengan tujuan perusahaan atas penerapan teknologi canggih, yaitu meningkatkan efisiensi operasional serta meningkatkan pelayanan kepada pelanggan,” tambahnya.

Seperti diketahui mulai 1 Februari 2018, PT. Sumber Mitra Jaya, perusahan kontraktor mining dan konstruksi dengan berpengalaman lebih dari 26 tahun mengerjakan proyek-proyek strategis di Indonesia, memutuskan untuk mengikuti perubahan dengan mengimplementasikan system IT berbasis Big Data yaitu SAP HANA Enterprise Cloud (HEC) dikombinasikan dengan SAP Rapid Deployment Solutions (RDS) hasil pengembangan dari PT. Wilmar Consultancy Services.

Lebih jauh Kuhan menjelaskan Enterprise Resources Planning (ERP) SAP HANA Enterprise Cloud dirancang dan dibangun menggunakan teknologi SAP S/4HANA yang sudah dikenal lebih dahulu, versi terakhir yang di luncurkan adalah SAP S/4HANA ver. 1709. ”

SAP HANA Enterprise Cloud mencakup seluruh bagian perusahaan secara terintegrasi mulai dari pembuatan budget, management proyek, managemen pembelian, managemen penjualan, managemen perawatan (asset maintenance), managemen inventory hingga pencatatan akuntansi dan keuangan,” ungkapnya.

Selain itu SAP HANA Enterprise Cloud ini juga memiliki teknologi canggih Fiori yang memungkinan pengguna melakukan transaksi anywhere, anytime and any device, sebab Fiori ini bisa di akses melalui perangkat mobile (HP atau tablet). Fitur seperti approval dan analytic report sangat favorit dan membantu level managerial mengontrol perusahaan secara real time. “Dengan SAP harapan saya biaya operasional dapat dikurangi secara signifikan karena tidak diperlukan lagi penyerahan dokumen fisik serta proses administrasi yang memakan waktu dan biaya,” tambah Kuhan lagi.

Sumber Mitra Jaya merupakan bagian penting dari perjalanan perusahaan kedepan, sehingga dalam pemilihan konsultan pendamping tidak mau sembarangan. “PT. Wilmar Consultancy Services sebagai SAP GOLD partner yang akhir nya ditunjuk untuk mendapingi proses implementasi SAP di PT. Sumber Mitra Jaya,” ucapnya.

Sementara itu, General Manager PT. Wilmar Consultancy Services Suryanto Wijaya mengatakan digitalisasi dalam berbagai aktivitas sudah terjadi, termasuk di perusahaan mining. “Saat ini perangkat-perangkat digital yang dikenal dengan istilah Internet of Things sudah membanjiri pasar, artinya kebutuhan akan Big Data sudah di depan mata,” tutur Suryanto.

Dikatakan Suryanto, Internet of Thing (IoT) adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. “Sangat tepat pilihan PT. Sumber Mitra Jaya atas solusi SAP HANA Enterprise, dan kami bangga solusi yang kami kembangkan dapat berperan dalam merealisasikan visi SMJ di bidang kontruksi dan pertambangan menjadi sebuah solusi nyata yang bisa dirasakan manfaatnya oleh semua pihak yang terlibat,” pungkasnya. ***