Dorong Ekspor Komponen Kendaraan, Kemendag Bidik Pasar Turki

Dorong Ekspor Komponen Kendaraan, Kemendag Bidik Pasar Turki

13
0
BERBAGI
DIrjen PEN, Kemendag, Nus Nuzulia Ishak

JAKARTA-Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kinerjanya untuk memperkuat surplus ekspor nonmigas produk-produk otomotif.  Salah satu pasar yang dibidik yakni pasar Eropa dan Asia (Eurasia), khususnya Turki.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Nus Nuzulia Ishak mengaku sebanyak tujuh perusahaan digandeng untuk melakukan penetrasi ke pasar Eurasia (Eropa dan Asia). Mereka dianggap mampu menyedot perhatian buyers Eropa dan Asia untuk mendongkrak angka ekspor nonmigas produk otomotif. Ketujuh perusahaan otomotif Indonesia ini digadang mampu mewujudkan harapan itu melalui ajang Automechanika Istanbul 2016 yang akan berlangsung pada 7-10 April 2016 di Tüyap Convention and Congress Center, Istanbul, Turki.

Ketujuh perusahaan itu adalah PT. Tri Mega Baterindo, PT. Buanatama Metalindo, PT. Indobatt Industri Permai, PT. Elang Perdana Tyre Industry, PT. Supreme Belting Perkasa, PT. Jimco Sukses Indonesia, dan PT Multistrada Arah Sarana.

Di ajang pameran ini, Kemendag berharap bisa meraih pembelian besar terutama pada produk baterai kendaraan, filter oli, dan ban kendaraan.  “Lewat ajang terbesar yang memamerkan berbagai produk komponen, aksesori, dan peralatan otomotif tersebut, Indonesia bertekad menembus pasar Eropa dan Asia. Ini kesempatan besar untuk kita,” ujarnya.

Automechanika Istanbul 2016 akan menyuguhkan produk-produk terbaru yang digelar dalam empat kategori, yaitu parts and components, electronics and systems, accessories and customizing, serta car wash and car reconditioning.

Dikatakan Nus, Automechanika Istanbul 2016 menjadi platform pengembangan bisnis dan bertemunya eksportir dan importir produk otomotif di wilayah Eurasia, serta merupakan pilihan profesional untuk original equipment manufacturer (OEM) dan penjualan aftermarket.

Partisipasi Indonesia merupakan yang pertama kali, pada ajang yang telah berlangsung untuk     ke-10 kalinya itu. “Partisipasi kali ini diharapkan mampu menciptakan peluang pasar yang sangat besar di Turki maupun negara sekitar, sehingga asosiasi/eksportir produk otomotif Indonesia dituntut mampu menampilkan produk otomotif buatan Indonesia yang berdaya saing dengan kualitas terbaik. Dengan demikian, citra positif produk dalam negeri juga akan meningkat,” tegas Nus.

Partisipasi Paviliun Indonesia bertemakan “Remarkable Indonesia” dalam ajang pameran Automechanika Istanbul 2016 akan menempati area seluas 81 m2 di Hall 13, stan B130-B138.  Industri otomotif Indonesia secara keseluruhan telah mengekspor produk otomotif mulai dari motor, mobil, dan berbagai komponen ke berbagai negara. Turki yang kini masuk dalam peringkat 20 besar negara tujuan ekspor untuk produk otomotif diharapkan menjadi pintu masuk produk Indonesia, khususnya ke Eropa Timur.

Berdasarkan catatan Kemendag, total ekspor nonmigas Indonesia ke Turki pada 2015 mencapai USD 1,15 miliar dengan menunjukkan surplus sebesar USD 909 juta. Komoditas ekspor Indonesia ke Turki terbesar adalah tekstil, produk kertas, karet, batu bara, dan komponen kendaraan.