DP4 Pilkada 2017 Berjumlah 41.802.538 Jiwa

30
photo dok: kpu.go.id

JAKARTAMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyerahkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang berjumlah 41.802.538 jiwa kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Data ini  digunakan sebagai pertimbangan data penentuan daftar pemilih Pilkada 2017. “Kami mencoba menyerahkan daftar ini tepat waktu dalam upaya untuk lebih mempercepat proses dan tugas KPU menyukseskan pilkada serentak,” kata Mendagri saat menyerahkan langsung DP4 tersebut kepada KPU yang diwakili oleh Plt. Ketua KPU RI Hadar Nafis Gumay di Ruang Sidang Utama Lantai 2 KPU RI, Kamis (14/7).

Acara penyerahan ini juga dihadiri oleh para Komisioner KPU RI, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, dan Ketua Bawaslu RI Muhammad.

Seperti diketahui, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2017.  Pilkada Serentak akan diselenggarakan di 101 daerah yang terdiri dari 7 pemilihan gubernur dan wakil gubernur, 18 pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali kota dan 76 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Menurut Tjahjo, data DP4 tersebut akan menjadi sumber untuk daftar pemilih sementara (DPS), yang kemudian kembali ditingkatkan kualitasnya untuk mendapatkan daftar pemilih tetap (DPT) pada pilkada serentak di 101 daerah, yang rencananya dilaksanakan pada 14 Februari 2017 . “Dengan penyerahan ini kepada KPU, kita yakin penyelenggaraan pilkada akan lebih baik ke depannya, khususnya masalah data karena telah melalui tahap verifikasi,” katanya.
Pelaksana tugas Ketua KPU Hadar Nafis Gumay mengaku akan menggunakan DP4 ini untuk menyusun Daftar Pemilih Tetap (DPT). DP4 ini, kata Hadar, juga membantu pihaknya dalam meminimalisir kegandaan dalam DPT.

Pemilihan ini akan diselenggarakan oleh 7 KPU Provinsi/KIP Aceh dan 138 KPU/KIP Kabupaten/Kota.  “Dari total 138 KPU/KIP Kabupaten/Kota, 69 diantaranya akan menyelenggarakan hanya Pemilihan Bupati/Walikota, 44 hanya akan menyelenggarakan Pemilihan Gubernur dan sebanyak 25 KPU/KIP Kabupaten/Kota akan menghelat secara bersamaan Pemilihan Bupati/Walikota dan Pemilihan Gubernur,” jelas Hadar.

Selain DP4, tambah Hadar, bahan yang digunakan untuk menyusun pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih adalah daftar pemilih pemilu atau pilkada terakhir. Pemilihan serentak tahun 2017 ini sebanyak 38 Kabupaten/Kota akan menggunakan daftar pemilih serentak Tahun 2015, sedangkan 100 Kabupaten/kota lainnya akan menggunakan daftar pemilih Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014. “KPU akan melakukan konsultasi dengan DPR dan berkoordinasi dengan pemerintah mengenai daftar pemilih. Hasil koordinasi ini kami jadikan evaluasi dalam pengembangan data KPU dalam sidalih. KPU akan berusaha sekuat tenaga, baik dari sisi peraturan, maupun data pemilih, sehingga diharapkan daftar pemilih pemilihan 2017 ini lebih akurat, dan masyarakat bisa mendukung dengan partisipasi aktif. Kami juga mengharapkan pengawasan yang intensif dari Bawaslu & masyarakat luas, sehingga kita bisa menciptakan daftar pemilih yang lebih baik,” ujar Hadar yang mengemban tugas Plt Ketua KPU RI.

Dia menjelaskan,  DP4 ini akan dipakai untuk mengoreksi dan menyempurnakan daftar pemilih tetap (DPT) yang telah disusun KPU. Sebab, dia mengakui database yang dimiliki KPU belum lengkap. “Kami ucapkan selamat, dari progres penyusun data penduduk ini. DP4 ini akan kami pergunakan dan menyempurnakan juga data pemilih. Kami akui ada data yang belum lengkap, oleh karena itu DP4 ini akan membantu melengkapi mengoreksi data milik kami,” terangnya.

“Nanti ada proses pencocokan dan pemilihan daftar sebelumnya. Untuk Pilkada akan menggunakan data terakhir pemilihan Gubernur, Wali kota, Bupati,” pungkasnya.