DPR : Lion Air Dinilai Permalukan Pemerintahan Jokowi

88

JAKARTA-Masyarakat sangat kesal dengan sikap dan tindakan maskapai Lion Air Group yang mempolisikan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo atas tuduhan penyalahgunaan wewenang.
Alasannya sikap Lion Air Group tersebut justru menampar wibawa Presiden Jokowi itu sendiri.

“Cukup memalukan, Lion tidak menganggap Pemerintahan Jokowi,” kata anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Ramson Siagian kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (21/05/2016).

Selain itu, Ramson juga mengkritisi insiden salah menurunkan penumpang yang dilakukan Lion Air beberapa waktu lalu yang dianggapnya sebagai pelecehan dan pelanggaran serius.

“Seenaknya saja penumpang dari Singapore (internasional) diturunkan di terminal domestik tanpa dilakukan standart pemeriksaan untuk penumpang internasional,” geram dia.

Terkait insiden tersebut, menurutnya, sistem pengawasan yang dilakukan kementerian perhubungan dan otoritas bandara dan instansi terkait sangat lemah.

Bahkan, kata dia, yang sangat menggelikan adalah saat maskapai tersebut diberikan teguran oleh pemerintah dalam hal ini kementerian perhubungan, maskapai tersebut justru malah mengadukan dirjen perhubungan udara kemenhub ke Bareskrim.

“Peristiwa berturut-turut oleh Lion Air dan kelanjutan tindakan mengadukan Dirjen Perhubungan udara ke Bareskrim mempertontonkan kelemahan koordinasi Pemerintahan Jokowi,” ungkap dia.

Oleh karena itu, kata dia, saat ini diperlukan ketegasan seorang presiden kalau sudah menyangkut keselamatan masyarakat penumpang.

“Tapi kelihatannya presiden diam- diam saja, apakah karena bekas Boss Lion Air salah satu Wantimpres dan punya jasa di pilpres mendukung presiden Jokowi? Ini menjadi pertanyaan, kok sudah menjadi opini publik yang potensial meresahkan tapi presiden membiarkan saja, sangat disayangkan, karena kelihatan peringatan menteri perhubungan seperti retorika saja, belum betul- betul dijalankan,” pungkasnya. ***