Dua Proyek Tol Sumut Ditargetkan Selesai Akhir 2017

540
ilustrasi

MEDAN-Pemerintah menargetkan pembangunan dua jalan tol di Sumatera Utara (Sumut) yaitu Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) dan Tol Medan Binjai dapat rampung pada akhir 2017. Demi mendukung pencapaian target tersebut, diharapkan pembebasan lahan untuk ke dua ruas jalan dapat diselesaikan paling lambat pada awal 2017. “Targetnya untuk Seksi I dan II pada Juli 2017 sudah dapat difungsikan, bahkan untuk Seksi III kita rencanakan lebih cepat, mungkin sebelum lebaran sudah dapat berfungsi,” kata Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Arief Witjaksono disela-sela mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPR-RI ke Medan, Sumut pada Selasa (13/12) mengatakan pembebasan lahan tol MKTT yang terdiri dari tujuh seksi terus dipercepat prosesnya.

Meskipun fungsionalisasi sebagian seksi sudah dapat dilakukan sekitar Juli tahun depan, namun untuk pengoperasionalisasinya akan dilakukan serempak sebelum akhir tahun depan.

Sebagai informasi, tol MKTT memiliki panjang 61,7 kilometer yang terbagi menjadi tujuh seksi. Seksi I dan II (ruas Medan-Perbarakan-Kualanamu) sepanjang 17,8 kilometer dibangun oleh pemerintah, lalu Seksi III hingga VII (ruas Parbarakan-Tebing Tinggi) sepanjang 43,9 kilometer dibangun oleh PT Jasa Marga Kualanamu Tol.

Jalan tol dengan nilai investasi lebih dari Rp 4,1 triliun tersebut akan menghubungkan kota Medan dengan Bandara Kualanamu serta kawasan industri Kuala Tanjung dan kawasan pariwisata Danau Toba.

Sementara untuk jalan Tol Medan-Binjai yang memiliki nilai investasi Rp 1,6 triliun progres pengadaan lahannya untuk Seksi II (Helvetia-Semayang) sepanjang 6,1 kilometer dan Seksi III (Semayang-Binjai) sepanjang 4,2 kilometer sudah mencapai 97 persen. Sementara Seksi I pembebasannya sudah di atas 50 persen.

Arief optimistis untuk Seksi II dan III dapat fungsional sebelum Lebaran tahun depan, yang akan disusul Seksi I (Tanjung Mulia-Helvetia) sepanjang 6,2 km sebelum Desember 2017.

Peninjauan Kesiapan Jalan

Dalam rangka mengecek kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan menghadapi arus natal dan tahun baru, Komisi V DPR-RI melakukan Kunker spesifik ke Medan. Rombongan memantau progress jalan tol MKTT, Medan-Binjai serta tol Belawan-Medan-Tanjung Berawa (Belmera).

Dalam menghadapi jalur natal dan tahun baru, tol Belmara juga dilakukan siaga jalur natal yang diantisipasi mulai 21 Desember hingga 3 Januari 2017.
“Tol Belmera sudah siap, Jasa Marga selaku operator sudah siapkan petugas di lapangan, gerbang tol otomatis, perapihan jalan, pengaturan lalu lintas serta kendaraan operasional pendukung,” kata arief.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah II Medan, Paul Ames Halomoan menambahkan selain menyiapkan kondisi fisik jalan dan jembatan di Sumut, pihaknya juga menyiagakan 13 posko yang siap sedia setiap saat jika ada kondisi yang membutuhkan penanganan jalan. Dalam posko tersebut, selain terdapat petugas berjaga juga menyiagakan alat-alat berat. ***