Elektabilitas Meroket, PAN Lirik Gus Ipul

122
kompas.id

JAKARTA-Merajainya elektabilitas Saifullah Yusuf dalam berbagai survey membuat Partai Amanat Nasional (PAN) berpikir ulang untuk mendukung cagub lainnya di Pilkada Jawa Timur 2018. Apalagi hingga saat ini belum ada kader internal PAN yang berminat maju.  “Bisa saja Syaifullah Yusuf untuk cagub Jawa Timur karena secara sejarah kita sangat dekat dengan PKB,” kata Politisi PAN, Achmad Hafisz Tohir di Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Sejauh ini wakil gubenur Jawa Timur itu diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sedangkan PDIP telah mengisyaratkan minatnya untuk memberi dukungan kepada pria yang akrab disapa Gus Ipul itu setelah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menolak untuk dicalonkan.

Namun demikian, ujar Hafisz, hingga kini PAN belum menentukan pilihannya dan kondisinya masih cair. Dia juga menilai Khofifah Indar Parawansa juga merupakan calon potensial untuk maju. Hanya saja hingga kini belum ada kejelasan soal pecalonannya sehingga PAN juga masih akan melakukan kajian-kajian,” ujarnya.

Pada awalnya, kata Wakil Ketua Komisi XI DPR, PAN mendorong kader-kader kepala daerah yang saat ini menjabat seperti Bupati Bojonegoro dan mantan Bupati Lamongan. Begitu juga dengan para anggota DPR daerah pemilihan Jawa Timur seperti Eko Hendro Purnomo. “Saya kira kalau dari kader itu, secara pribadi elektabilitas masih di bawah,” ujar anggota Komisi XI DPR itu.

Berdasarkan hasil survei Poltracking, nama Saifullah Yusuf yang sudah didukung PKB menjadi calon kuat untuk memenangi Pilkada Jatim di atas nama Tri Rismaharini dan Khofifah Indar Parawansa. Survei Poltracking, menunjukkan Saifullah Yusuf menempati posisi pertama (32,29%) diikuti Tri Rismaharini (27,08%), Khofifah Indar Parawansa (19,11%) dan Abdullah A. Anas (8,47%) sebagai calon gubernur untuk Pilkada Jawa Timur 2018.