Fahri: Masyarakat Gunung Sinabung Butuh Pekerjaan

28

JAKARTA-Pemerintah diminta memberi perhatian khusus terhadap aktivitas Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Meski letupannya dianggap kecil dan bertahap tetapi sebenarnya memiliki berdampak besar bagi masyarakat setempat.

“Status Gunung Sinabung harus sudah mendapatkan perhatian khusus Pemerintah Pusat, sebab skalanya tidak lagi bisa ditangani secara lokal,” kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menanggapi situasi terakhir letusan Gunung Sibanung, Kamis (3/8/2017).

Fahri mengingatkan, meski erupsi Gunung Sinabung belum ditetapkan sebagai bencana nasional karena letupannya dianggap kecil dan terjadi hanya secara berkala, namun bukan berarti penanganan korban di sana tidak dilakukan secara menyeluruh dan tuntas.

“Rakyat harus segera punya rumah baru, pekerjaan baru dan penghidupan baru yang tidak lagi bisa mengandalkan kehidupan lama yang tidak pasti,” ingatnya.

Bagi masyarakat setempat, letupan yang yang dianggap kecil tetapi kerap mempengaruhi kehidupan masyarakat sudah tidak bisa lagi dianggap kecil lagi.

Sebab tiap saat muncul erupsi lalu membuat aktivitas masyarakat setempat berhenti. Dan letupan Gunung Sinabung yang terus berulang ini tidak bisa diprediksi akan berakhir sampai kapan.

“Rakyat harus segera punya rumah baru, pekerjaan baru dan penghidupan baru yang tidak lagi bisa mengandalkan kehidupan lama yang tidak pasti,” kata Fahri.

Situasi terkahir Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, melontarkan abu setinggi 4,2 kilometer dan meluncurkan awan panas sejauh 4,5 kilometer ke arah tenggara dan timur, pada Rabu (2/8/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. ***