FSP BUMN Bersatu Akan Kirim surat ke Jokowi

FSP BUMN Bersatu Akan Kirim surat ke Jokowi

0
BERBAGI

JAKARTA-Demi mendukung jalannya Nawacita dan Trisakti yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, maka Forum Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu meminta Menteri Negara BUMN Rini Soemarno untuk segera mencopot direksi Telkom dan Telkomsel.

Hal ini dikarenakan kepemimpinan direksi yang sekarang disinyalir memelihara kelompok peminta upeti dari proyek Telkom grup. “Diduga ada kelompok peminta upeti pengadaan di Telkom Dan Telkomsel. Kondisi ini terkesan dibiarkan Direksi Telkom dan Telkomsel,” kata Ketua Umum FSP BUMN Bersatu Arief Poyuono dalam siaran pers yang diterima Wartawan, Minggu (7/8/2016).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mencium kelompok ini diduga merugikan Telkom dan Telkomsel sehingga berpengaruh dengan pendapatan Telkomsel dan Telkom serta dalam menciptakan harga tarif murah pada pelanggan Telkomsel dan Telkom.

Arif mengatakan pihaknya menemukan modus yang dilakukan kelompok tersebut dengan meminta “upeti” sekitar 2%-3% bagi kelompok di luar mereka yang mendapatkan proyek senilai Rp 50 miliar ke bawah  di  lingkungan Telkom Group khususnya Telkom dan Telkomsel. Jika tidak mau membayar maka proyek itu tidak akan  berjalan aman dan mulus. “Beberapa rekanan Telkom dan Telkomsel banyak memberikan masukan pada Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu dan mereka juga mengatakan  telah melapor ke BOD Telkom dan Telkomsel, tetapi terkesan melakukan pembiaran dan cuek saja, ada apa ini ?,” tanya Arif.

Ditegaskan  Arif, patut diketahui kelompok ini dahulu dekat dengan menteri  pemerintahan sebelum era Jokowi dan banyak bergerak di bidang telekomunikasi  dan kabarnya sempat akan di dorong sebagai pengganti  menteri BUMN untuk mengantikan Rini Sumarno. “orang ini juga punya lobbi kuat dan jaringan di parpol penguasa pemerintah, walau akhirnya Presiden Joko Widodo tidak bisa dipengaruhi,” katanya.

Lebih jauh Arief mengatakan FSP BUMN Bersatu juga akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo tentang masalah ini karena ini merupakan sebuah kegiatan yang menyebabkan high cost economi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.  “Diharapkan akan memberikan layanan baik bagi masyarakat dan mendukung Tri Sakti dan Nawacita,” pungkasnya.