Gandeng BRI, Thamrin City Dorong UKM Batik Makin Berkualitas

50

JAKARTA-Pusat Belanja Thamrin City Jakarta menggandeng BRI guna membina para UKM batik. Pembinaan dilakukan agar para UKM bisa lebih kreatif menghasilkan produk yang berkualitas. Dengan cara itu, maka para UKM “naik kelas” dan bisa memenangkan kompetisi pasar batik di luar negeri. “Bank BRI sangat peduli dengan perkembangan batik di Indonesia dengan memperhatikan kebutuhan para UKM-UKM batik,” kata CEO Thamrin City Glen Hendra Gunadirdja dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Menurut Glen, kiprah BRI sejalan dengan Thamrin City dalam mendukung pengembangan Batik Indonesia. Karena itu, Thamrin City ingin memberikan suatu kontribusi nyata untuk Indonesia. “Sebagai bagian dari kegiatan untuk melestarikan budaya bangsa, dengan mengajarkan membatik, mendekatkan citra busana batik ke masyarakat luas, dan mengedukasi tentang batik tulis yang dimiliki dari warisan leluhur kita,” ujarnya seraya menekankan setiap tahun Thamrin City selalu menghadirkan beragam acara meriah menyambut Hari Batik Nasional. Untuk memeriahkan Hari Batik Nasional yang ke-7 di tahun 2016 ini, pengelola Thamrin City mengusung tema “Keanekaragaman Pusat Batik Thamrin City”.

Sementara itu, General Manager Thamrin City Adi Adnyana mengakui 1-3 Oktober 2016, Thamrin City akan menggelar Hari Batik Nasional yang ke-7. Kemeriahan itu ditandai dengan hadirnya Kelas Membatik setiap hari yang dilakukan oleh komunitas Batik, Line Dance, Otomotif. Selain itu ada pula kelompok Dharmawanita, Karyawan Perkantoran sampai pada anak-anak sekolah. “Hal ini dilakukan selain mengenalkan lebih dalam tentang batik dan sekaligus mengedukasi lebih dini terutama kepada anak-anak untuk menimbulkan rasa cinta terhadap batik,” ujar Adi.

Adi Adnyana menjelaskan, dalam setiap kegiatan event Thamrian City tidak lepas dengan kegiatan sosialnya. Diantaranya dengan mengadakan Donor Darah sebanyak 500 kantong yang bekerjasama dengan PMI UDT Kota Sukabumi serta kali ini juga menggandeng suatu Yayasan Keluarga Thionghoa yang bernama Hakka. “Donor darah dilaksanakan pada hari Minggu, 2 Okober 2016. Dan pada hari itu juga dilaksanakan konvoi kendaraan dari komunitas otomotif mercy W202 bersama komunitas motor metic untuk berkeliling kota Jakarta,” jelasnya.

Sebelumnya, lanjut Adi Adnyana, akan digelar terlebih dahulu peragaan busana batik dengan konsep fashion show on the street di Bundaran HI dengan menggunakan salah satu motif Batik Madoong yang terkenal dari Pekalongan.
Selain terkenal dengan Pusat Batik Nusantara, Thamrin City juga sebagai tempat berkumpulnya para pengrajin dan pedagang batik dari seluruh Nusantara, seperti dari Jogjakarta, Solo, Pekalongan, Cirebon, Lasem, Jawa Barat, Madura, Batavia bahkan dari Papua juga terkenal sebagi tempat berkumpulnya berbagai komunitas-komunitas.
“Bertepatan dengan Car Free Day ini, Thamrin City ingin menyuguhkan suatu kegiatan kebersamaan antara berbagai Komunitas, Batik, dan masyarakat di Bundaran HI. Karena disinilah tempat berkumpulnya berbagai kalangan masyarakat,” papar Adi Adnyana.
Masih menurut Adi Adnyana, puncak acara digelar pada hari senin, 3 Oktober 2016. Selain kegiatan kelas membatik tetap dilaksakan, kemeriahan akan terus diberikan dengan berbagai hiburan-hiburan yang menarik, selain musik juga akan disuguhkan tarian rampak serta parade tarian. Tentunya untuk semakin meriah diberikan juga berbagai doorprize-doorprize serta pesta diskon yang akan membuat para pengunjung Thamrin City semakin dimanjakan,”ungkap Adi Adnyana.
Perayaan Hari Batik Nasional tanggal 3 Oktober 2016 di Thamrin City ini akan dihadiri oleh perwakilan Bank BRI dan Glen Hendra Gunadirdja, CEO Thamrin City, yang akan memotong tumpeng sebagai simbol Peringatan Hari Batik Nasional. Terselenggaranya acara memeriahkan Hari Batik Nasional 2016 ini, Thamrin City menggandeng Bank BRI sebagai sponsor utama untuk mendukung penuh kegiatan Hari Batik Nasional tahun ini. ***