Hadad: Gubernur BI Harus Bisa Kerjasama dengan OJK

36

JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajukan sejumlah kriteria terhadap Gubernur Bank Indonesia (BI). Salah satu diantaranya adalah  sosok Gubernur BI harus bisa bekerjasama dengan OJK karena sangat menentukan arah perkembangan pengawasan sektor keuangan di Tanah Air. “Figur yang dipilih harus bisa bekerja sama dengan institusinya,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad  di Gedung Dhanapala, Jakarta, Kamis (21/2).

Menurut dia, koordinasi antar lembaga penting dalam menyelesaikan berbagai permasalahan Apalagi, ke depan tugas dan fungsi pekerjaan dua institusi ini akan kerap bersinggungan. Maka agar tidak terjadi tumpang tindih diperlukan pemimpin yang mampu berinisiatif untuk berkoordinasi. “Nantinya banyak persinggungan-persinggungan pekerjaan antara mikro dan makro,” jelas dia.

Muliaman mengakui bahwa pembagian pekerjaan memang telah diatur dalam peraturan di mana BI akan mengurusi makro dan OJK mikro. Namun kondisi sistim keuangan yang dinamis saat ini maka bukan tidak mungkin akan ada persinggungan. “Dalam Peraturan Bank Indonesia PBI) itu dikemukakan BI mengurusi makro dan OJK mikro tapi prakteknya kan tidak bisa se hitam putih itu,” ungkapnya.

Tinggal sehari lagi batas akhir bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajukan nama calon Gubernur BI kepada DPR, untuk  mengisi posisi Darmin Nasution yang akan berakhir masa tugasnya pada Mei nanti.

Saat ini,  sejumlah nama kandidat gubernur BI mulai muncul. Nama-nama itu antara lain Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah, ekonom Raden Pardede, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar, Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang Brodjonegoro, serta Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu. Nama-nama yang beredar ini akan diseleksi menjadi tiga nama saja dan akan diajukan ke DPR pada 22 Februari mendatang. Bahkan, nama Darmin Nasution juga santer dikabarkan masuk kembali menjadi calon gubernur BI periode mendatang.

Menurut Staf Khusus Presiden  Bidang Ekonomi, Firmanzah,  Presiden telah menampung dan menganalisis berbagai masukan, baik usulan calon dari dalam BI mau pun dari luar. Namun semua usulan tersebut masih digodok oleh Presiden.