Hemat Anggaran, 213 DOB Terpaksa Ditunda

31

JAKARTA-Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan ada sekitar 213 daerah otonom baru (DOB) yang resmi diusulkan dan sudah masuk ke Kementerian Dalam Negeri. Namun pembahasan DOB ini terpaksa ditunda sementara waktu. “Penundaan ini, mengingat persoalan kekuatan keuangan negara. DOB ini berkaitan dengan pembiayaan daerah,” katanya dalam peluncuran buku “Perjalanan Panjang Pilkada Serentak, Karya Rambe Kamarulzaman” di Jakarta, Senin (26/9/2016).

Dijelaskan Tjahjo, Pilkada serentak terpaksa tidak diikuti oleh tiga kabupaten, yakni Tebing Tinggi, Pematang Siantar dan Mandailing Natal. “Ini bukan salah siapa-siapa, karena memang ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK),” jelasnya.

Disisi lain Tjahjo juga menyesalkan kasus terbakarnya KPU Kalimantan Utara (Kaltara). “Mudah-mudah aparat bisa menuntaskan kasus dibakarnya kantor tersebut,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Ketua umum Partai Golkar Setya Novanto memberi apresiasi terhadap lahirnya buku Pilkada Serentak. “Kalau seluruh anggota DPR dari Partai Golkar menulis buku, tentu akan banyak referensi yang bisa dijadikan acuan,” katanya.

Menurut Novanto-sapaan akrabnya, menulis karya ilmiah sudah sangat banyak manfaatnya bagi masyarakat umum. Apalagi untuk menulis buku, tidak bisa dilakukan sembarang orang,” ungkapnya.

Lebih jauh Novanto memuji buku ini lengkap dari bab ke bab bisa menjadi rujukan penting bagi pegiat pelaksanaan Pilkada serentak II, yang akan berlangsung pada 15 Februari 2017. “Dimana setiap menjelang Pilkada, kita percaya bahwa pesta demokrasi itu akan membawa perubahan besar, baik bagi pusat maupun daerah,” imbuhnya. ***