HKTI Gelar Rapimnas, Konsolidasikan Kebijakan Ke Depan

78
kompas.com

JAKARTA-Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) akan menggelar Rapimnas HKTI di Jakarta tanggal 9-10 April 2017 bertempat di gedung Balai Kartini.

Salah satu agendanya mengkonsolidasi organisasi dan menentukan arah kebijakan serta langkah strategis HKTI itu akan dihadiri oleh lebih Dewan Pengurus Nasional HKTI dan Dewa Pengurus Provinsi HKTI seluruh Indonesia.

Agenda lainnya, kata Erwin Tobing menyangkut pergantian Ketua Umum DPN HKTI Mahyudin yang mengajukan pengunduran diri. “Karena kesibukan Pak Mahyudin dalam mengawal agenda-agenda kenegaraan di MPR maka beliau mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPN HKTI,” ujarnya.

Menurut Ketua Penyelenggara Rapimnas Irjen Pol (Purn) Drs. Erwin TPL Tobing, acara Rapimnas HKTI 2017 memilih tema “HKTI Bangkit, Petani Maju” bertujuan ingin mewujudkan HKTI sebagai organisasi petani dalam kehidupan berbangsa dan memperkuat posisi HKTI sebagai organisasi yang mengakar di masyarakat. “Kita inginkan ke depan peran HKTI lebih nyata dan dirasakan oleh masyarakat khususnya petani yang merupakan basis utama organisasi HKTI,” ujar Erwin Tobing di Jakarta.

Erwin menambahkan bahwa organisasi HKTI yang dipimpin oleh Mahyudin sebagai Hasil Munas HKTI 2015 di Jakarta menggantikan Oesman Sapta Odang telah disahkan oleh MenkumHam RI dengan surat keputusan No. AHU-110.AH.01.08. Tahun 2015.

Dikatakan Erwin Tobing, acara Rapimnas juga bertujuan untuk merumuskan dan menetapkan kelanjutan program aksi HKTI.

Diharapkan juga, lanjut Erwin, melalui Rapimnas kali ini HKTI dapat menyikapi situasi aktual pembangunan pertanian, agribisnis dan peningkatan kesejahteraan petani.

Sementara itu menyangkut agenda konsolidasi organisasi HKTI, lanjut Erwin Tobing, diperlukan kerangka kerja untuk menyempurnakan organisasi HKTI secara vertikal dan horizontal. “Kita juga akan merealisasikan pembentukan badan dan lembaga di lingkungan HKTI seperti Koperasi Tani, Litbang dan lainnya,” jelas Erwin Tobing.

Menyangkut program aksi, HKTI akan melakukan advokasi petani, membuka akses pasar, akses permodalan dan sertifikasi tanah petani. “Juga memperkuat HKTI sebagai mitra pemerintah, realisasi partisipasi HKTI dalam pembangunan pertanian serta optimaslisasi pemberdayaan lahan terlantar dan optimalisasi lahan hutan,” jelas Erwin Tobing.

Dijelaskannya, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga HKTI maka Rapimnas HKTI dapat menerima dan mengangkat seorang Wakil Ketua Umum untuk menjadi Ketua Umum DPN HKTI. “Seorang Wakil Ketua Umum akan diangkat dan dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPN HKTI yang baru menggantikan Mahyudin,” ujar Erwin Tobing yang juga menjabat sebagai Sekjen HKTI.

Sementara itu acara tanggal 10 April 2017, direncakanan akan dihadiri  Presiden RI Joko Widodo yang akan memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran DPN HKTI dan 34 Dewan Pimpinan Provinisi serta 5000 perwakilan petani. ***