IKM Harus Berani Tentukan Harga Produk

IKM Harus Berani Tentukan Harga Produk

35
0
BERBAGI
kemenperin.go.id

JAKARTA-Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) perlu cermat menentukan harga produk yang mereka jual. Alasannya hingga saat ini IKM belum bisa menentukan harga. “Nanti kami ajarkan bagaimana menentukan harga. Karena banyak IKM yang tidak tahu cara menentukan harga, kebanyakan lebih mahal atau kemurahan,” kata  Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin.

Menurut Gati, terdapat beberapa pertimbangan dalam menentukan sebuah harga produk, di antaranya menghitung harga bahan baku, keuntungan dan kreativitas. “Sebetulnya kreativitas itu yang harganya mahal. Apalagi terdapat spesifikasi khusus pada barang tersebut, nah itu bikin harganya lebih mahal,” ujarnya.

Gati menambahkan, IKM juga perlu berhati-hati dalam menentukan harga, terlebih produk tersebut dijual secara online, mengingat pelanggan dapat mencari dengan mudah perbandingan harga produk itu di internet. “Jangan salah, atau malah merugi, karena dengan satu kali klik, harga untuk produk sejenis bisa didapat dengan cepat,” tandasnya.

Lebih jauh kata Gati, pameran bagi IKM dapat menjadi ajang promosi untuk memperkenalkan produk yang mereka buat kepada masyarakat luas. “Jadi memang pameran-pameran offline semacam ini harus terus dilakukan, di samping pameran atau penjualan online,” ungkap Gati.

Menurutnya, dengan terus memperkenalkan produk IKM, maka lama kelamaan bisnis IKM dapat ekspansif dan meningkat, sehingga mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja baru. “Aturan di perindustrian, industri menengah ini adalah industri yang investasinya Rp1-14 miliar, tenaga kerjanya 19 orang. Kalau IKM yang kecil mau ditingkatkan ke menengah, pasti tenaga kerjanya lebih banyak lagi yang terserap,” ujarnya.

Berbagai produk tersedia pada pameran tersebut, seperti kemeja batik motif ondel-ondel, sandal bermotif Monas, kebaya khas Betawi hingga makanan khas Betawi. Untuk anak-anak, terdapat juga mainan seperti boneka yang mengenakan baju adat Betawi dan berbagai cemilan.

Kementerian Perindustrian menggelar pameran produk Industri Kecil Menengah (IKM) unggulan di bawah bimbingan Pemprov DKI Jakarta di Plasa Pameran Industri pada 19-23 Juni 2017. “IKM yang dibina di Jakarta ada 4.815 IKM dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 20.494 orang. Jumlahnya banyak,” pungkasnya. ***