Inaz: Prabowo Sama Sekali Tak Pernah Bershalawat

31
Capres, Prabowo Subianto/photo detik.com

JAKARTA-Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Inas N Zubir mengomentari salah ucap Calon Presiden (Capres), Prabowo Subianto saat memberi sambutan pada Reuni 212 yang digelar di Monas, Jakarta, Minggu (2/12).

Menurutnya, ketidakmampuan mantan menantu penguasa orde baru mengucapkan “shallallahu ‘alaihi wa sallam” atau salah ucap sehingga menjadi “sallalla hulaihi wa sallam” adalah bukti bahwa Prabowo samasekali tidak pernah bershalawat kepada Muhammad SAW.

Padahal Shallallahu`alaihi Wa Sallam, adalah lafadz yang di sunnahkan kepada muslimin dan muslimah untuk mengucapkannya ketika menyebut atau mendengar nama Nabi Muhammad SAW atau Rasulullah SAW, yang berarti semoga Allah memberikan shalawat dan salam kepadanya.

“Prabowo terlalu dipaksakan oleh Alumni 212 untuk mencintai Rasulullah SAW. Padahal hati dan jiwa Prabowo sama sekali jauh dari keinginan mencintai Muhammad SAW bahkan mencintai Islam sekalipun,” ujarnya.

Perintah untuk bershalawat kepada Rasulullah SAW merupakan perintah dari Al-Quran yaitu :
”Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi . Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab : 56).

Inaz menilai, Prabowo terlalu dipaksakan untuk tampil Islami. Padahal tidak sesuai dengan jiwa Prabowo itu sendiri.

“Sehingga hal paling mendasar sebagai muslim sejati saja tidak mampu dijiwai oleh Prabowo Subianto sehingga Allah SWT telah menelanjangi Prabowo di depan jutaan umat Islam dalam acara reuni 212 pada tanggal 2 Desember 2018,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video yang menggambarkan Capres Prabowo Subianto salah mengucap Rasulullah Sallaallahu Alaihi Wassalam beredar di media sosial.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan ucapan Prabowo terebut hanyalah keseleo.

“Namanya juga keseleo ya manusia itu kan tempat salah dan khilaf,” kata Andre Rosiade saat dihubungi, Senin (3/12/2018).