Industri Otomotif Terus Digenjot Untuk Ekspor

18
kemenperin.go.id

KARAWANG-Industri otomotif terus menggenjot produksi mesin yang menggunakan komponen lokal dan tidak hanya berupa proses perakitan. Bahkan pemerintah mendorong peningkatkan investasi dan memperdalam struktur industri. “Ini untuk menunjukkan keseriusan sekaligus menyakinkan mereka agar ekspansi,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin saat meresmikan pabrik ke-3 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI) di Karawang, Senin (7/3/2016).

Menurut Saleh, pabrik memproduksi mesin (engine) dan merupakan salah satu pabrik mesin otomotif terkini Toyota di dunia yang dibangun diatas lahan seluas 150 hektare.

Beroperasinya pabrik mesin ini senilai Rp 2,3 triliun ini juga akan menyerap tenaga kerja 1000 orang. Dibangunnya pabrik mesin, juga industri komponen dan pelibatan pelaku lokal menunjukkan industri kita semakin ideal. “Apalagi orientasinya juga untuk ekspor. Industri otomotif kita on the track dan naik kelas,” katanya.

Pabrik memproduksi mesin (engine) dan merupakan salah satu pabrik mesin otomotif terkini Toyota di dunia. Saat ini, perusahaan membangun pabrik seluas 20 hektare dari total lahan 150 hektare. “Bukan hanya ke perusahaan mereka yang di Indonesia, kita juga sampai kejar ke prinsipal di negara asalnya,” tambahnya.

Kemenperin berharap langkah Toyota tersebut dapat diikuti Agen Pemegang Merek (APM) lain dalam meningkatkan industrinya di Indonesia. Sehingga segera terwujud Indonesia sebagai basis produksi kendaraan bermotor dan komponen, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun tujuan ekspor ke depan. **aec