Inflasi November Diprediksi 0,35%

Inflasi November Diprediksi 0,35%

0
BERBAGI
Gubernur BI, Agus Martowardoyo

SURABAYA–Bank Indonesia (BI) memperkirakan laju inflasi masih akan sesuai proyeksi bank sentral yakni di kisaran antara 3%-3,2% hingga akhir tahun. Bahkan inflasi pada Nopember 2016 diperkirakan menglami kenaikan. “Volatilitas harga pangan masih menjadi faktor utama inflasi November yang lumayan tinggi,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Surabaya.

Menurut Agus, hingga minggu ketiga November 2016 ini, inflasi tercatat sebesar 0,35%. Sebagai catatan, untuk bulan Oktober, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), laju inflasi berada di level 0,14%. Peningkatan inflasi di bulan November dikarenakan beberapa faktor. Beberapa pangan yang harganya naik diantaranya adalah cabai dan bawang. Penyebabnya, kedua komoditas yang penting itu sedang mengalami gagal panen di beberapa setra produksi karena curah hujan tinggi.

Lebih jauh kata Agus, bisa jadi, masih ada tantangan inflasi di akhir tahun yang biasanya tinggi. Namun, meski trennya meningkat, inflasi akan tetap aman dalam kisaran yang sudah diperkirakan. Sebagai catatan, angka inflasi bulanan atau month on month (mom), sepanjang tahun 2016 tertinggi terjadi di bulan Juli. Pada bulan Juli, inflasi tercatat sebesar 0,69%.

Tertinggi kedua terjadi di bulan Juni. Saat itu, inflasi berada di level 0,66%. Hal itu dikarenakan faktor musiman karena bertepatan dengan puasa dan persiapan menjelang hari Raya Lebaran. Terlepas dari itu, laju inflasi sepanjang tahun memang relatif rendah. Bahkan dalam beberapa bulan justru mengalami deflasi.

Berdasarkan catatan, pada November 2015 lalu, inflasi tercatat sebesar 0,21%. Bandingkan dengan data pada bulan sebelumnya yang mengalami deflasi cukup dalam, yaitu 0,68%. Sementara pada bulan Desember tahun lalu, tercatat inflasi sebesar 0,96%. “Tahun ini, trennya masih sama, karena faktor akhir tahun,” katanya.

Sementara itu, pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2016 ini menetapkan target inflasi sebesar 4%. Namun pemerintah yakin, realisasi hingga akhir tahun bisa di bawah target tersebut. Menteri Koordinator bidang perekonomian Darmin Nasution dalam beberapa kesempatan mengatakan, inflasi bisa mendekati 3% hingga akhir tahun.