Ingatkan Bank Mandiri, Hafisz : Perketat Ekspansi Kredit Ke Korporasi Besar

Ingatkan Bank Mandiri, Hafisz : Perketat Ekspansi Kredit Ke Korporasi Besar

34
0
BERBAGI

JAKARTA-Tingginya Non Performance Loan (NPL), alias kredit macet di Bank Mandiri bisa berdampak negatif pada kinerja bank plat merah tersebut. Oleh karena itu kucuran kredit pada korporasi besar perlu “direm”. “Ya, perlu pengetatan kredit bagi nasabah corporasi besar. Kalau kredit komersial yang biasa, kayaknya masih terkendali,” kata Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Thohir kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (3/6/2017)

Diakuinya, dampak sistemik bisa saja terjadi dengan tingginya NPL tersebut. Makanya pengereman kredit bisa mengantisipasi hal-hal buruk. “Lebih prudent dalam expansi kredit khususnya kredit terkait industri dan korporasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Hafisz juga mengingatkan perlunya perbaikan metode pencegahan diinternal bank Mandiri untuk menekan permainan oknum orang dalam perbankan. “Ya harus diperkuat good coorporate governance-nya. Serta bank harus prudent.

Ditanya soal kemungkinan OJK akan melakukan tegura, Mantan Ketua Komisi VI DPR ini yakin Bank Mandiri masih bisa memiliki kinerja positif. “Insyaallah kita akan awasi mereka dalam 1 semester ini. Dan tentu OJK sudah mengetahui apa yang harus bank tersebut lakukan,” terangnya.

Diakui anggota Fraksi PAN, besarnya NPL tersebut dapat dimaklumi. Karena memang pada 2016 merupakan tahun yang sulit. Makanya DPR menunggu Bank Mandiri untuk recovery dalam medio 2017 ini. “Kalau melihat pergerakan industri dan perdagangan sedikit lebih baik dari 2016 walau belum significant,” paparnya.

Untuk itu, harap dia, kedepannya bank Mandiri dapat memperbaiki NPL-nya yang tinggi tersebut. “Kita percayakan bank Mandiri untuk perbaiki dalam 1 semester ini. Karena memang tahun 2015-2016 kondisi industri dan manufaktur serta perdagangan kita agak tertekan oleh efek melemahnya ekonomi global dan menguatnya industri dari negara tetangga. Sehingga pasar kita agak tertekan,” pungkasnya. ***