Ini Penyebab Lion Air Rute Cengkareng-Palembang Terlambat Terbang

97

Rute Palembang tujuan Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka (PGK) bernomor JT 142 yang menerbangkan 209 orang dan tujuh kru sudah mengudara pukul 07.20 WIB, seharusnya pada 06.10 WIB.

“Penerbangan ini menggunakan pesawat beregistrasi PK-LFZ, Boeing 737-900ER,” tuturnya.

Situasi tersebut menyebabkan terganggunya di rute Pangkalpinang ke Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam (BTH).

Batik Air nomor ID 6870 dari Cengkareng tujuan Palembang, telah diberangkatkan pada 08.05 WIB dari jadwal semula pukul 06.20 WIB, dengan membawa tujuh awak pesawat dan 138 pelanggan. Rute ini dengan Airbus A320-200 CEO registrasi PK-LAQ.

Operasional Palembang ke Cengkareng bernomor ID 6873 yang membawa 151 pelanggan juga terdampak dengan delayed 90 menit. Batik Air telah menerbangkan kembali pukul 09.40 WIB dari jadwal semula pada 08.10 WIB. Jaringan selanjutnya yang akan terganggu tujuan Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (BDJ).

Penerbangan nomor ID 6871 dari Palembang ke Cengkareng telah diterbangkan pukul 07.15 WIB dari schedule seharusnya pada 05.50 WIB. Batik Air mengoperasikan Boeing 737-900ER registrasi Pk-LBT yang mengangkut 146 pelanggan. Akibat situasi ini, rute yang terganggu dari Cengkareng ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG).

Wings Air bernomor IW 1750 dari Palembang ke Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) tertunda 70 menit dan sudah menerbangkan kembali 49 pelanggan dan empat kru pada 07.10 WIB. Penerbangan ini adalah ATR 72-500 registrasi PK-WFG. Rute yang terganggu tujuan Bandar Udara Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG) dan Padang.