Inilah Profil Kabinet Kerja Hasil Reshufle Jilid II

Inilah Profil Kabinet Kerja Hasil Reshufle Jilid II

0
BERBAGI
Seskab Pramono Anung memberikan ucapan selama kepada Airlangga Hartarto yang telah diumumkan oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Perindustrian, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/7)

JAKARTA-Presiden Joko Widodo mengumumkan perombakan atau reshuffle di Kabinet Kerja. Di samping melakukan pergeseran, Jokowi juga melakukan penyegaran dengan mengganti sebagian pembantunya dengan nama-nama baru.

Menteri lama yang terkena pergeseran antara lain Luhut Binsar Pandjaitan yang akan menempati jabatan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, kemudian Bambang Brodjonegoro ditunjuk sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Selanjutnya, Sofyan Djalil digeser menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional. Terakhir, Thomas Trikasih Lembong diangkat dalam jabatan baru sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Komposisi cabinet baru ini terdiri dari 5  menteri yang berlatar belakang profesional, dan 4 menteri yang berlatar belatang partai politik. Berikut profil-profil mereka:

1.Menteri Keuangan Sri Mulyani. Salah seorang wanita terhebat di dunia ini sudah sangat teruji dan berpengalaman di berbagai penugasan. Tentu saja di bidang ekonomi dan keuangan, dan memiliki jaringan dan dipercaya secara luas di tingkat internasional. “Tentu saja dengan kapasitas beliau, beliau mempunyai kapasitas untuk mendongkrak, ikut memperkuat ekonomi Indonesia dalam menghadapi  persaingan global,” kata Mensesneg Pratikno.

2.Menteri ESDM Archanda Thahar.  Thahar adalah seorang profesional yang ahli di bidang ESDM, mempunyai riwayat pendidikan yang sangat mengagumkan, S1 Tehnik Mesin, S2 dan S3 di bidang policy engineering, bekerja di banyak perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat (AS), memanage korporasi yang sangat besar, dan juga memiliki beberapa paten internasional. “Tentu saja mempunyai reputasi, tercatat sebagai profesional yang telah mempunyai level kelas dunia. Jadi, ini kita bersyukur Pak Archanda sudah lama di AS dan kembali ke Tanah Air,” urainya.

3.Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dia seorang profesional, bergerak lama di bidang korporasi BUMD, BUMN, berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur, perhubungan. Saat ini presiden direktur Angkasa Pura, dan sangat diharapkan bisa meningkatkan kinerja di Kementerian Perhubungan.

4.Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi. Tokoh Muhamadiyah ini mempunyai pengalaman dan rekam jejak yang panjang di bidang pendidikan. Beberapa kali menjadi rektor Universitas Muhammadiyah Malang dan juga ketua PP Muhammadiyah bidang kebudayaan, pendidikan, dan litbang sampai sekarang.  “Jadi ini sudah sangat berpengalaman untuk mengelola bidang pendidikan dan kebudayaan,” terang Pratikno.

5.Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmgrasi, Ekoputro Sanjoyo. Politisi PKB ini, seorang professional yang  banyak berpengalaman di bidang yang sangat dekat dengan pembangunan pedesaan, pertanian, peternakan, dll. “Jadi bukan hanya di bidang governance, di bidang administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi motor penting dalam pengembangan ekonomi pedesaan untuk mendukung tugas-tugas dari kementerian yang lain,” kata Pratikno.

6.Menko Polhukan Jend. Wiranto. Tokoh ini teruji dan berpengalaman menyelesaikan berbagai hal dalam penugasan ketika periode yang sangat penting, terutama transisi dari orde baru ke orde reformasi. Pernah menjadi Menhankam/Pangab, dan mampu mengawal proses perubahan itu, dan juga pernah menjadi Menko Polhukam.

7.Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito. Politisi Nasdem ini tiga kali menjadi anggota DPR-RI dan syarat pengalaman. “Kita tahu semua memiliki pengalaman yang panjang, pernah jadi ketua REI dan seterusnya. Diberikan beban oleh Presiden untuk menangani persoalan yang berkaitan dengan perdagangan, terutama untuk komoditi pangan, karena pangan menjadi perhatian serius presiden, terutama beras dan daging,” kata Seskab Pramono Anung.

8.Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Politisi Golkar ini adalah putra Ir. Hartarto yang pernah jadi Menteri Perindustrian. “Ditugaskan untuk membuat roadmap industri ke depan yang harus diselesaikan, dan bagaimana bangsa Indonesia ke depan bisa memiliki daya saing di bidang industrinya.  Beliau inisiator UU Perindistruian, sehingga pasti memahami penugasn yang diberikan,” jelas Pramono.

9. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Tokoh ini  dua kali jadi anggota DPR dan  pernah menjadi Wakil Walikota Batam. Tugas yang paling utama adalah melakukan reformasi birokrasi, dan juga melakukan pembenahan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Diharapkan reformasi birokrasi bisa berjalan lebih baik,” kata Pramono.
Sedangkan, menteri yang terlempar dari Kabinet Kerja, ialah:
1. Rizal Ramli
2. Sudirman Said
3. Ignasius Jonan
4. Marwan Jafar
5. Anies Baswedan
6. Yuddy Chrisnandi
7. Ferry Mursyidan Baldan
8. Saleh Husin‎