Intan Fauzi: Jangan Salah Pilih, Kenalilah Rekam Jejak Caleg DPR

12
Anggota Komisi V DPR RI yang juga Caleg DPR RI Dapil Jabar VI, Hj Intan Fauzi, SH, LL.M

BEKASI-Calon Anggota (Caleg) DPR RI, Dapil  Jabar VI, Hj Intan Fauzi, SH, LL.M kembali mengingatkan pemilih, baik di Kota Bekasi dan Kota Depok, agar menjadi pemilih cerdas dengan menentukan pilihan pada caleg DPR RI yang rekam jejaknya baik, punya integritas dan komitmen kepada kepentingan masyarakat serta amanah.

Pasalnya, sekali salah dalam memilih calon wakil rakyat maka kekecewaan akan ditanggung para pemilih selama lima tahun.

“Tahap pemungutan suara Pemilu 17 April 2019 tinggal menghitung hari.  Saya kembali mengajak kita semua menggunakan hak pilih dengan memilih caleg pada saat ini nanti,” ujar Intan.

Menurut Intan, memilih caleg tidak bisa hanya sekedar melihat partai pengusung. Caleg merupakan representasi rakyat di parlemen yang akan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karenanya memilih caleg harus melihat ketokohan calon , teruji secara kinerja dan berintegritas  dan rekam jejaknya baik.

“Jadi, kenalilah caleg yang dipilih, mulai pendidikan, kapabilitas, intelektualitas hingga kecakapan dalam menjalankan tugas dan wewenang DPR bahkan ke kehidupan keluarga (pernah KDRT atau tidak_red),” tuturnya.

Paling tidak jelas Intan, caleg itu peduli pada masyarakat dan sehari-harinya bergerak pada kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat pada masyarakat.

Sebab, pemihakan terhadap rakyat bisa diperjuangkan lewat politik anggaran yang dibahas antara pemerintah dan DPR.

“Komitmen saya sejak awal adalah mengartikulasikan kepentingan rakyat melalui politik anggaran. Artinya, politik anggaran itu harus memberikan benefit bagi masyarakat,” ujarnya.

Sejauh ini, hasil perjuangan Intan Fauzi selama di DPR diantaranya, program Rutilahu (1500 unit), perbaikan Tanggul Pondok Mitra Lestari (PML), perbaikan Tanggul Kemang Pratama, Jembatan Gantung, relokasi Terminal Induk Kota Bekasi ke Jatiasih dll.

Politisi PAN ini pun mengaku siap ‘mewakafkan’ diri bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kota Depok dan Kota Bekasi.

“Inilah ihtiar perjuangan saya selama ini. Saya harus bisa memberi manfaat bagi banyak orang. Tidak terbersit sedikitpun dalam benak saya motifasi menjadi DPR untuk menumpuk kekayaan. Tidak. Saya sudah cukup. Yang menjadi tujuan saya adalah bagaimana disisa hidup ini, saya bisa membantu banyak orang,” pungkas Intan yang juga Mantan Dosen Fakultas Hukum Univeritas Indonesia (UI) ini.