ISKA Akan Rayakan Dies Natalis Ke-58

68
Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan (tengah) sedang berbincang bersama Ketua Presidium Pusat ISKA Muliawan Margadana dan rombongan/photo Dok. Benny Sabdo

JAKARTA-Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) ingin lebih aktif dalam proses kaderisasi kepemimpinan bangsa. ISKA siap memfasilitasi proses pengisian jabatan publik di lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Demikian disampaikan oleh Ketua Presidium Pusat ISKA Muliawan Margadana saat melakukan audiensi dengan Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat Audiensi ini dalam rangka persiapan dies natalis ke-58 ISKA beberapa waktu lalu.

Muliawan menjelaskan beberapa hal menjadi fokus perhatian ISKA, yaitu meningkatkan peran dan posisi ISKA sebagai organisasi cendekiawan Katolik, ISKA menjadi rumah bersama untuk semua intelektual Katolik. “ISKA menjadi organisasi yang independen dan terpandang di masyarakat,” tegasnya. Dalam audiensi kali ini Muliawan didampingi oleh Sekretaris Jenderal Presidium Pusat ISKA Joanes Joko, Ketua Panitia Dies Natalis ISKA Hargo Mandirahardjo, Ketua Departemen Komunikasi Politik Presidium Pusat ISKA Benny Sabdo, Ketua ISKA Medan Hendrik Sitompul, dan Presidium Pusat ISKA Prasetyo Nurhardjanto.

Menurutnya, ISKA dalam kepemimpinannya kali ini menekankan tema solidaritas tanpa sekat.

Ia menguraikan formula Pancasila dan UUD 1945 adalah sebuah produk luar biasa karena mempertimbangkan banyak faktor secara komprehensif tentang ke-Indonesia-an, seperti geografi, demografi, serta kebhinnekaan multiaspek yang sangat luas, hingga dihasilkan rumusan yang tidak hanya membumi tapi visioner, berpandangan jauh ke depan.

Jonan setuju dengan tema utama ISKA tentang solidaritas tanpa sekat. Meski ia juga mengkritisi semakin lama tema ini akan semakin tidak relevan. “Saya kok menyakini semakin lama kita semakin meninggalkan sekat-sekat tersebut. Jadi sekat ini di masa depan semakin tidak relevan lagi,” katanya yakin. Jonan berjanji akan hadir pada dies natalis ke-58 ISKA di Unika Atma Jaya Jakarta pada 27 Mei 2016.

Pada dies natalis kali ISKA akan mengundang Menteri Koordinator Bidang Hukum, Politik, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan sebagai narasumber utama dalam seminar tentang kebangsaan. ISKA juga turut mengundang antara lain Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama, mantan Ketua PP Muhammadiyah Safii Maarif, Ketua BKPM Franky Sibarani, Menteri Perdagangan RI Thomas Lembong, mantan Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro, dan Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Gus Sholah.