Jadi Wagub Cuma 10 Bulan, Program OK OCE “Berantakan”

11765

JAKARTA-Masyarakat perlu mencermati secara cerdas manuver capres-cawapres 2019, terutama cawapres pasangan Prabowo Subianto.

Adalah Sandiaga Uno yang hanya betah sekitar 10 bulan berada di Pemerintahan DKI Jakarta Raya sebagai Wakil Gubernur dengan meninggalkan program yang mangkrak yang digagas sendiri olehnya.
“Program yang digagas tersebut dalam hitungan waktu kurang dari 10 bulan sudah mangkrak bahkan tidak sesuai janji,” kata Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

Wakil Ketua Komisi VI DPR ini menambahkan program Ok Oce ternyata bukan program UMKM dan Kewirausahaan seperti yang dijanjikan pada saat kampanye Pilkada DKI yang lalu.
Melainkan hanya program pelatihan kewirausahaan belaka. “Jadi tanpa ada bantuan pinjaman dana bunga rendah seperti yang pernah digembar-gemborkan pada saat kampanye pilkada DKI yang lalu, bahkan Sandiaga mengatakan bahwa media salah dengar,” ujarnya.

Dilain sisi, Ketua Fraksi Partai Hanura DPR, program pelatihannya pun tidak pernah terdengar, selain hanya sekedar mengumpulkan member di website mereka https://okoce.me.

Begitupun, lanjut Inas, realisasi program OK Otrip yang mengintegrasikan angkutan kota dengan bus Trans-Jakarta masih jauh dari target. Padahal semula dalam tiga bulan diyakini seluruh pengemudi angkot sudah gabung Ok Otrip. “Uji coba berlangsung sejak 15 Januari 2018 hingga 15 April 2018 ternyata juga gagal,” imbuhnya.

Dikatakan Inas, boleh saja, masyarakat menyebut Sandiaga piawai dalam bisnis, tapi tidak piawai dalam pemerintahan. ***