Jokowi Janji Bangun Rusun 3 Lantai di Ponpes Darussalam Ciamis

80
Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam, di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (10/6)

CIAMIS-Presiden Joko Widodo berjanji akan secepatnya memenuhi permintaan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, KH. Moh. Mansyur untuk membangun rumah susun (rusun) 3 (tiga) lantai dan menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan program doktor di Ponpes tersebut. “Kami bangun lantai 3. Saya jawab langsung, 3 lantai. Nanti suratnya kalau bisa saya bawa hari ini, sehingga secepatnya bisa dilaksanakan,” kata Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam, di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (10/6).

Presiden menilai, tata letak, tata ruang bangunan Pondok Pesantren Darussalam itu betul-betul sangat bagus sekali. Dari segi kebersihannya sangat terjaga sekali. “Ini mencerminkan bersih itu sebagai bagian dari iman,” terangnya.

Sementara terkait dengan pendidikan Doktor, Presiden berjanji akan mengurus ini dengan Kementerian Agama dan Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi agar bisa diselesaikan. “Nanti hari Senin sudah langsung saya cek, kalau memang secara prosedur, syarat-syarat tidak ada masalah langsung akan saya perintahkan hari itu juga. Kalau syarat-syaratnya komplet. Jadi akan saya cek, komplet, langsung akan saya perintahkan segera di selesaikan oleh para menteri yang terkait dengan ini,” kata Presiden yang disambut tepuk tangan keluarga besar ponpes tersebut.

Jangan Saling Menjelekkan

Pada bagian lain sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa Indonesia ini adalah negara besar. Menurutnya, banyak yang lupa jika Indonesia negara muslim dan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia itu Indonesia. “Di setiap konferensi-konferensi tingkat tinggi di seluruh dunia selalu saya awali dengan memperkenalkan diri, Presiden Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Selalu saya sampaikan ini karena ini adalah sebuah kekuatan,” ungkap Presiden.

Kepala Negara mengingatkan, bahwa Indonesia itu memiliki 17.000 pulau dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote, 17.000 Pulau. Selain itu, Indonesia  memiliki 516 kabupaten dan kota, 34 provinsi,  714 suku, 1.100 lebih bahasa daerah/ Bahasa lokal.

“Artinya apa? Indonesia itu sangat beragam. Ini adalah takdir Allah, hukum Allah yang diberikan kepada kita, bangsa Indonesia. Dan itu juga merupakan anugerah dari Allah kepada kita dengan penduduk yang sangat beragam,” kata Kepala Negara seraya menambahkan, beda suku, beda agama, beda Bahasa lokal, dan hidup tersebar di 17.000 pulau, tidak ada bangsa dan negara di dunia ini sebesar Indonesia.

Karena itu, Presiden Jokowi mengingatkan semuanya agar dalam kehidupan muamalah marilah menjaga persaudaraan antar sesama muslim dalam Ukhuwah Islamiyah yang baik. Jangan sampai antar umat muslim, saling menjelekkan, saling mencemooh, saling menyalahkan.

Juga dengan umat yang lain, Presiden mengatakan, semua ini adalah saudara sebangsa dan setanah air dalam persaudaraan Ukhuwah Wathoniyah.

“Jadi jangan sampai antar umat juga saling menjelekkan, saling memfitna, saling menyalahkan, tidak, tidak boleh. Kita adalah saudara sebangsa dan setanah air,” tegas Presiden.