Jokowi Langsung Lantik 12 Menteri Baru, Tokoh Politik Sambut Positif

Jokowi Langsung Lantik 12 Menteri Baru, Tokoh Politik Sambut Positif

21
0
BERBAGI
Presiden Jokowi melantik para menteri baru hasil reshuffle Kabinet Kerja, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/7)

JAKARTA-Teka-teki seputar reshuffle cabinet jilid II akhirnya terjawab sudah. Rabu (27/7), Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla mengumumkan menteri-menteri barunya di teras belakang Istana Merdeka Jakarta. Keputusan Presiden inipun mendapat sanjungan dari sejumlah politisi di tanah air.

Jokowi yang mengenakan setelan jas biru tua sementara Wapres Jusuf Kalla yang mengenakan kemeja batik lengan panjang mengumumkan komposisi kabinet barunya sekitar pukul 11.20 WIB. “Saya selalu ingin maksimal bekerja lebih cepat, efektif, tim solid sehingga hasilnya nyata dalam waktu secepatnya, berdasarkan itu saya dan Wapres melakukan perombakan kabinet kedua,” kata Presiden Jokowi.

Usai nama-namanya diumumkan kepada public, Presiden Jokowi lalu melantik 12 menteri baru hasil reshuffle kabinet Jilid II. Terdapat 8 nama baru yang masuk sebagai anggota Kabinet Kerja periode 2014-2019.

Pelantikan ini, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 83P 2016 tentang pengangkatan 12 menteri dan Keputusan Presiden Nomor 84P Tahun 2016 tentang pengangkatan kepala BKPM.

Pelantikan menteri diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pelantikan ini dihadiri seluruh jajaran Menteri Kabinet Kerja, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri, Mufidah Kalla. “Bersediakah saudara diambil sumpah janji?” tanya Jokowi kepada para menterinya itu.

Ke-12 calon menteri itu pun kompak mengatakan bersedia. Mereka bersumpah akan setia pada Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, serta menjalankan segala aturan undang-undang dengan tulus demi dharma bakti kepada bangsa dan negara.

“Bahwa saya akan bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab akan menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela,” ucap para menteri itu.

Mereka juga berharap Tuhan menolong atas segala tugas dan tanggung jawab baru mereka. “Kiranya Tuhan menolong saya,” tutup para menteri itu.

Jokowi menyebutkan selain melakukan pergeseran beberapa menteri dan pimpinan lembaga, ia juga melakukan penyegaran di beberapa pos kementerian.

Pergeseran beberapa menteri dan ketua lembaga yaitu Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Menko Kemaritiman, Bambang Brodjonegoro menjadi Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil menjadi Menteri Pertanahan/Kepala BPN, dan Thomas Lembong menjadi Menteri Perdagangan.

Sementara penyegaran yang dilakukan dengan memasukkan energi baru yaitu Wiranto sebagai Menko Polhukam, Sri Mulyani Indrawati sebagai Menkeu, Eko Putro Sandjojo sebagai Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Karya Sumadi sebagai Menhub, Muhajir Efendi sebagai Mendikbud, Enggartiasto Lukito sebagai Mendag, Erlangga Hartarto sebagai Menperin dan Archandra Tahar sebagai Menteri ESDM.

“Semangat perombakan adalah memberi manfaat nyata dan dirasakan masyarakat, setelah ini jam 13.30 WIB dilantik langsung bekerja ikuti sidang paripurna,” katanya.

Ketua DPR Ade Komarudin menyambut baik kebijakan Presiden merombak komposisi kabinetnya untuk mencapai kerja yang maksimal dan efektif. “DPR ucapkan selamat menteri yang diangkat untuk posisinya masing-masing yang dilantik Presiden Jokowi, dan kepada yang digantikan, dirinya yakin orang yang terkena perombakan bisa berkiprah di tempat lain,” katanya.

Dia berharap “reshuffle” itu dapat dipertanggingjawabkan dan memberikan harapan kepada publik untuk kinerja dan memaksimalkan kinerja. “Semoga pasca reshuffle itu, stabilitas politik tercapai antar partai-partai politik yang tergabung dalam koalisi Jokowi-JK,” harapnya.

Ketua DPP Partai Golkar, Setya Novanto mengaku gembira salah satu kader terbaiknya mengisi kursi di Kementerian Perindustrian.

Satu kader Partai Golkar, Airlangga Hartarto, ditunjuk menjadi menteri perindustrian menggantikan Saleh Husin. “Saya bersyukur, mengapresiasi dan menghargai presiden yang memberikan kesempatan kader partai masuk kabinet. Ini akan memberikan hal baik bagi kader Golkar dan buat kepentingan bangsa,” kata Novanto, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Novanto menyatakan, Golkar akan ikut berbakti dalam memajukan perekonimian apalagi jabatan Menteri Perindustrian memegang peranan penting untuk berkompetisi denan negara lain termasuk China selain untuk memajukan industri kecil, menengah dan besar.
“Golkar tidak ajukan nama. Alhamdulillah kita bersyukur (dapat jatah menteri,” katanya.

Kegembiraan senada juga disampaikan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. Dia mengaku merasa terhormat dengan dipilihnya Asman Abnur oleh Presiden Jokowi untuk masuk dalam Kabinet Kerja.  “Mengenai kader PAN, tentu suatu kehormatan bisa dipercaya oleh Presiden,” ujarnya.

Ketua MPR ini juga mengucapkan selamat kepada sejumlah menteri baru lainnya yang akan langsung dilantik Jokowi. Ia berharap agar para menteri terpilih bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak mengecewakan harapan rakyat. “Selamat mengemban tugas dan amanah kepada menteri baru. Jangan kecewakan harapan rakyat,” ungkapnya.