Jumlah Unit Usaha IKM Mencapai 4 Juta

201

JAKARTA-Perkembangan industri kecil dan menengah (IKM)  di Indonesia ternyata sangat positif. Berdasarkan data Kemenperin tahun 2012, jumlah unit usaha IKM mencapai 4 juta unit dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 9,4 juta orang. Saat ini, IKM telah menyumbang sekitar 10% dari PDB dan diharapkan sumbangan IKM terhadap PDB tersebut akan semakin meningkat menjadi 50% pada tahun 2025. “Perkembangan dan pertumbuhan IKM dewasa ini, tidak terlepas dari adanya komitmen dan kebijakan serta program yang dijalankan oleh pemerintah yang berkelanjutan hingga saat ini. Kesemuanya itu dilaksanakan dengan satu tekad dan semangat agar pertumbuhan IKM di Indonesia dapat terus berkembang secara sehat dan kuat sehingga dapat menjadibagian integral dari seluruh kegiatan industri, dan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat perekonomian domestik,” tegas Dirjen IKM Euis Saedah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (3/7).

Menurut dia, komitmen pemerintah dalam mengembangkan IKM tidak perlu diragukan lagi. Beberapa program pemerintah yang telah dilaksanakan dalam upaya pengembangan potensi IKM di Indonesia, antara lainrestrukturisasi mesin dan peralatan, pengembangan kewirausahaan, pembinaan dan pendekatan One Village One Product (OVOP) produk pangan, sandang, dan kerajinan, serta pengembangan IKM melalui pendekatan klaster, yang didalamnya terdapat dampingan tenaga ahli desain yang mampu menghasilkan produk-produk yang diminati masyarakat luas bahkan untuk tujuan ekspor.

Dalam kaitan pemberlakuan ASEAN Economic Community (AEC) atau masyarakat ekonomi ASEAN tahun 2015, Dirjen IKM mengharapkan para pelaku IKM lebih bersemangat bekerja keras dan lebih kreatif dalam meningkatkan daya saing produk, antara lain melakukan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) hasil karya produknyaguna menghindari pemalsuan yang dilakukan oleh negara lain, serta peningkatan mutu dan pengembangan desain untuk memberikan nilai tambah dan penguatan daya saing produk yang dihasilkan.